oleh

Turunkan Level PPKM, 1500 Warga Divaksin Secara Massal

Pati, Mitrapost.com – Sebanyak 1500 warga Kabupaten Pati mengikuti vaksinasi massal di Stadion Joyokusumo, Sabtu (23/10/2021). Upaya ini merupakan salah satu langkah untuk menurunkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Bumi Mina Tani.

Beberapa fasilitas kesehatan ikut andil dalam vaksinasi massal ini. Diantaranya RSUD RAA Soewondo, Puskemas Pati 1, Puskesmas Pati 2 dan Rumah Sakit Umum Mitra Bangsa.

Pbb - Mitrapost.com

Banner Bphtb - Mitrapost.com

“Jadi upaya pemerintah dalam rangka mempercepat vaksin karena indikator PPKM itu dari capaian vaksin. Dulu level 2 karena belum 50 persen jadi level 3,” ujar Bupati Pati Haryanto saat meninjau vaksinasi.

Vaksinasi di Stadion Joyokusumo berlangsung selama dua hari, Sabtu (23/10/2021) hingga Minggu (24/10/2021) mulai pukul 08.00-14.00 WIB. Selain di Stadion Joyokusumo, pihaknya juga akan menggelar vaksinasi massal di beberapa tempat.

Baca Juga :   Menyambut New Normal, MUI Pati Pilih Tindakan Persuasif

Yakni di Alun-alun Tayu pada Senin (25/10/2021), Bundaran Trangkil atau depan PG Trangkil pada Kamis (28/10/2021) dan Lapangan Desa Kayen, Kecamatan Kayen yang digelar pada Sabtu (30/10/2021). Waktu sama yakni pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB.

“Diminta kesadarannya bagi masyarakat yang belum vaksin menghubungi fasilitas kesehatan. Kita tak perlu mempermasalahkan jenis vaksin. InsyaAllah semua halal semua aman. Saya ndak pernah melihat dan mendengar ada efek yang tinggi. Karena ada skrining terlebih dahulu,” ungkap Haryanto.

Selain itu, setiap puskesmas juga mempunyai jadwal vaksinasi secara reguler setiap harinya. Dalam sehari 29 puskesmas ditarget memvaksin 500 warga.

Ia pun yakin bila vaksinasi ini terus digencarkan, risiko penularan Covid-19 di Kabupaten Pati akan turun sehingga level PPKM juga ikut menurun.

Baca Juga :   Update Covid 19 di Pati: 552 Positif, 397 Sembuh, 63 Meninggal

“Saya mempercepat agar level kita turun. Jadwal hari ini di Joyo, nanti Tayu, Trangkil ada Kayen. Selain itu ada reguler. Kalau level 1 pemberlakuan masyarakat bisa longgar. Jangan desak-desakan. Ibu-ibu lansia jangan khawatir. Diajak saja jangan ada khawatir,” tandas Haryanto. (*)

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait