Pati, Mitrapost.com – Pemandangan tak biasa terlihat di Sungai Silugonggo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Sejumlah titik sungai di musim kemarau ini terlihat mengering.
Kini, titik sungai Juwana yang mengering itu telah menjadi spot unik buat ngopi bagi sejumlah warga Pati. Salah satunya di Dukuh Ngantru, Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, Pati.
Bagi warga di sana, ngopi di dasar Sungai Silugonggo ini merupakan kesempatan langka karena bukan sesuatu yang sering terjadi setiap tahunnya.
Salah satu warga asal Kecamatan Juwana, Ari Subekti mengaku, ia ngopi di dasar Sungai Silugonggo untuk melepas penat. Bagi Ari, ngopi di dasar sungai ini memberikan suasana yang berbeda dari biasanya.
“Jadi sore ini kami bersama kawan-kawan melepas penat. Kalau biasanya ngopi itu kami di warung atau di sekretariat Jampi Sawan itu ya diskusi serius. Tapi kita coba dolan ke Ngantru ini siapa tahu ngopi di dasar sungai ini kemudian mendapatkan pencerahan,” ujar Ari ditemui di dasar Sungai Silugonggo, Jumat (21/08/2026) sore.
Ari merasa senang bisa menikmati kopi di dasar sungai yang mengering bersama teman-teman. Terlebih, Ari dapat melihat secara langsung beberapa genangan air yang masih menggenangi titik-titik sungai tersebut.
“Kelihatannya memang asyik di samping di dasar sungai kemudian ada beberapa genangan-genangan di sekitarnya yang sungainya biasanya kita tidak berani misalnya nyemplung itu, mumpung Tuhan memberi kita kesempatan untuk ngopi di tengah sungai,” terang dia.
Jadi Alternatif Tempat Ngopi Sore Hari
Ia mengatakan, biasanya ngopi sore hari itu dinikmati di warung maupun kafe. Namun di musim kemarau ini warga Pati mempunyai alternatif lain yaitu ngopi di dasar Sungai Silugonggo.
“Selama musim kering ini, kalau teman-teman biasa ngopi di warung atau di kafe-kafe bahasanya street coffee atau kopi jalanan, river coffee atau ngopi di dasar sungai ini kelihatannya asyik dan di Ngantru ini kita bisa memesan kopi,” jelasnya.
Meskipun warung kopi tidak berada di dasar sungai, pengunjung tetap bisa memesan kopi lalu dibawa ke titik lokasi sungai mengering tersebut.
“Meskipun warung kopinya bukan di dasar sungai tapi kan kita bisa memesan dan meminumnya sambil guyon-guyon di dasar sungai Juwana,” imbuhnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com






