Rembang, Mitrapost.com – Pemerintah Kabupaten Rembang lakukan monitoring PTM di beberapa sekolah. Dinas Pendidikan, Pemuda, dan olahraga Kabupaten Rembang menilai pembelajaran tatap muka sudah dilaksanakan dengan baik.
Kuota siswa di Kabupaten Rembang untuk pembelajaran tatap muka dari jenjang TK hingga SMP/Mts telah ditingkatkan menjadi 50 persen. Hak ini sejalan dengan turunnya level PPKM di Kabupaten Rembang.
Saat ini, level PPKM di Kabupaten Rembang turun ke level 2. Pembelajaran tatap muka kembali ditingkatkan baik dari segi waktu maupun kuota siswa.
Mardi selaku PLT Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang mengatakan, monitoring terakhir telah selesai dilaksanakan pada hari senin (08/11), di Kecamatan Pancur dan Rembang.
Sejumlah sekolah menjadi sasaran monitoring. Diantaranya SD N 1 Pancur, SMP N 1 Pancur, SMP N 1 Rembang, SMP N 2 Rembang, dan SMP N 3 Rembang.
“Yang kemarin itu monitoring terakhir, jadi kami sebelumnya sudah lakukan monitoring ke beberapa sekolah di 14 kecamatan di Kabupaten Rembang” kata Mardi saat ditemui pada hari Selasa (09/11).
Mardi mengatakan pihaknya melakukan monitoring untuk melihat kesiapan sekolah terkait dengan fasilitas dan sarana-prasarana dalam mengahadapi pembelajaran tatap muka.
“Kami memantau PTM yg dilakukan agar tetap aman. Seperti sudah ada tempat cuci tangannya belum, bagaimana penggunaan masker saat PTM, dan lain-lain” ungkap Mardi.
Sementara itu, meskipun kuota siswa untuk PTM telah ditingkatkan, Mardi mengatakan pembelajaran jarak jauh atau daring masih harus dilakukan. Mengingat belum sepenuhnya PTM bisa dilaksanakan.
“Ya kami berharap PTM ini bisa terus ditingkatkan, baik untuk kuota maupun waktunya. Minimal pandemi berakhir dulu, meskipun nanti kita harus tetap menjaga protokol (kesehatan) selama mengikuti pembelajaran” pungkas Mardi. (*)



