oleh

Tahun 2021, Jumlah DTKS Pati Naik 15 Persen

Pati, Mitrapost.com – Jumlah Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kabupaten Pati tahun ini meningkat sekitar 15 persen dibandikan tahun 2020.

Data DTKS update per bulan Oktober 2021 menyebutkan, dari 611.269 keluarga penerima manfaat (KK) di tahun 2020, naik menjadi 765.686 (KPM) di 2021.

Tri Haryumi, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Fakir Miskin kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) mengatakan, penambahan data ini masih ada kaitannya dengan pandemi Covid-19. Meski sudah memasuki masa New Normal, namun perekonomian masyarakat belum pulih.

“Dari DTKS Oktober 2021 tidak seperti yang kemarin, yang 2020 DTKS 611.269 KPM Sedangkan 2021 menjadi 765.686. Ada penambahan semua tidak hanya di Pati tapi se-Indonesia,” terang Tri Haryumi kepada Mitrapost.com saat ditemui di kantornya kemarin.

Baca Juga :   Akan Diberangkatkan ke Korea, 207 Calon TKI Pati Divaksin

Ia menambahkan, data DTKS terbaru masih terus dipantau pembaharuannya. Menurutnya, hingga saat ini masih ada data yang belum diperbarui.

“Masih harus ada pencermatan di desa, data jangan hanya masuk keluar. dipastikan apakah KPM sudah meninggal, kondisi sudah mampu, pindah tempat, atau tidak ada orangnya, baru diupdate. Jangan nambah terus kemiskinannya. Kalau di lapangan KPM tidak miskin atau pra sejahtera tapi dimasukkan dalam DTKS itu salah,” imbuhnya.

Haryumi mengungkapkan, untuk mengawal pengentasan kemiskinan di lini desa, Pemkab Pati tahun ini mulai menempatkan organisasi perangkat daerah (OPD) ke desa.

OPD terkait bertugas untuk memverifikasi jumlah warga miskin yang belum masuk dalam DTKS dan mengekspos keunggulan desa dampingan.

Baca Juga :   Hindari Klaster Hari Raya, Masjid di RSS Sidokerto Tak Gelar Salat Id

“Untuk pendampingan ada program 1 desa 1 OPD itu membantu kami untuk perbaikan data. Sementara ini baru 47 desa untuk percontohan. Biar di 2022 desa ini diketahui permasalahan datanya benar, dan bisa mendapatkan bantuan untuk pengentasan kemiskinan,” tandasnya. (*)

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Komentar

Berita Terkait