Rembang, Mitrapost.com – Siswa di kabupaten Rembang, saat ini belum bisa melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) 100%. Kementerian agama kabupaten Rembang pun telah menyerahkan data lebih dari 20ribu siswa ke dinas kesehatan untuk dilakukan vaksinasi.
Kegiatan pembelajaran tatap muka 100% nyatanya masih menjadi wacana di kabupaten Rembang hingga saat ini. Pasalnya, beberapa capaian target seperti vaksinasi dosis kedua untuk lansia hingga saat ini masih kurang.
Adapun target yang harus dicapai untuk vaksinasi dosis kedua untuk lansia harus adalah sebanyak 40%. Kemudian, untuk guru serta tenaga kependidikan harus mencapai 80%, agar bisa dilakukan pembelajaran tatap muka pada siswa SD/MI, SMP/Mts, dan SMA/MA/SMK. Sementara itu, hingga saat ini, capaian vaksinasi kedua untuk lansia di kabupaten Rembang baru mencapai 35,59%.
Kementerian agama kabupaten Rembang yang menaungi pendidikan madrasah seperti madrasah Ibtidaiyah (MI), madrasah Tsanawiyah (Mts), dan madrasah Aliyah (MA), telah menyerahkan data sebanyak 7297 untuk siswa MA, 11301 untuk siswa MTS, dan 7343 untuk siswa MI kepada dinas kesehatan kabupaten Rembang untuk dilakukan vaksinasi siswa.
Akan tetapi, hingga saat ini, kementerian agama kabupaten Rembang masih belum menerima data capaian vaksinasi tersebut. Hal ini disampaikan oleh Sya’dullah, Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Rembang, pada Jum’at (07/01/2022) saat ditemui di kantornya.
“Datanya sudah kita berikan ke dinas kesehatan, tentunya dinas kesehatan yang akan menentukan targetnya. Nah datanya masih kita tunggu sampai saat ini,” katanya.
Dikarenakan capaian vaksinasi yang belum sempurna, sehingga kabupaten Rembang masih harus melakukan pembelajaran tatap muka dengan kuota siswa 50%. Hal tersebut sesuai dengan aturan PPKM untuk Jawa-Bali, di mana Rembang berada di level 2 PPKM.
“Untuk madrasah kita masih PTM 50%. Secara formal nya seperti itu. Sesuai dengan regulasi yang ada masih melakukan pembelajaran tatap muka 50%,” ungkapnya.
Sya’dullah mengatakan, pihaknya masih belum mengetahui kapan pembelajaran tatap muka 100% ini bisa dilaksanakan untuk kabupaten Rembang. Dirinya mengungkapkan, pembelajaran 100% untuk siswa ini harus benar-benar mengikuti regulasi yang ada.
Meskipun vaksinasi untuk siswa bukan menjadi penentu utama untuk suatu daerah menyelenggarakan kegiatan pembelajaran tatap muka 100%, akan tetapi hal itu penting dilakukan untuk mencapai herd immunity. Kabupaten Rembang pun telah menyelenggarakan vaksinasi serentak kepada masyarakat umum, lansia, siswa, hingga anak usia 6-11 tahun. (*)






