oleh

Waspada! BMKG Peringatkan Potensi Gempa Besar Berkekuatan 8,7 di Selat Sunda

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Mitrapost.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat agar waspada potensi adanya gempa besar dengan kekuatan magnitudo 8,7 du Selat Sunda.

“Gempa Ujung Kulon kemarin sebenarnya bukan ancaman sesungguhnya karena segmen megathrust Selat Sunda mampu memicu gempa dengan magnitudo tertarget mencapai 8,7 dan ini dapat terjadi sewaktu-waktu,” kata Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan tertulisnya, pada Sabtu (15/1/2022).

Meski belum bisa memprediksi kapan datangnya gempa tersebut, namun potensi itu ada. Dalam hal ini, Indonesia harus siap, patahan megathrust melintang di selatan Pulau Jawa (termasuk dari pantai barat Sumatera hingga ke Nusa Tenggara Timur).

Lalu mengapa masyarakat diimbau untuk waspada padahal gempa sudah sering terjadi di Selat Sunda? Tentu diperlukan kewaspadaan karena gempa besar sudah lama tidak terjadi di Selat Sunda.

Baca Juga :   Biaya Umrah pada Masa Pandemi Diestimasi Bisa Capai Rp 40 Juta

“Inilah ancaman yang sesungguhnya, kapan saja dapat terjadi karena Selat Sunda ini merupakan salah satu zona seismic gap di Indonesia yang selama ratusan tahun belum terjadi gempa besar sehingga patut diwaspadai karena berada di antara dua lokasi gempa besar yang merusak dan memicu tsunami, yaitu gempa Pangandaran magnitudo 7,7 (2006) dan gempa Bengkulu magnitudo 8,5 (2007),” ujar Daryono.

Perlu diketahui sebelumnya, Selat Sunda kerap menjadi lokasi gempa dan tsunami. Hal itu terjadi pada 1722, 1852, dan 1958. Tsunami tahun 416, 1883, 1928, 2018 berkaitan dengan erupsi Gunung Krakatau. Sedangkan tsunami pada 1851, 1883, dan 1889 dipicu aktivitas longsoran.

“Gempa kuat dan tsunami adalah proses alam yang tidak dapat dihentikan, bahkan memprediksi kapan terjadinya pun juga belum bisa. Namun, dalam ketidakpastian kapan terjadinya itu, kita masih dapat menyiapkan upaya mitigasi konkret,” jelas Daryono.

Baca Juga :   Pelajar Ponorogo Tewas Ditempat Usai Menabrak Pikap

“Sehingga wajar jika gempa ini memiliki spektrum guncangan yang sangat luas, dirasakan hingga Sumatera Selatan hingga Jawa Barat,” tutur Daryono. (*)

Artikel ini telah tayang di Detik News dengan judul “BMKG Jelaskan Kenapa Gempa Megathrust Selat Sunda M 8,7 Patut Diwaspadai”

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar