Pati, Mitrapost.com – Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2022 di Kabupaten Pati belum tepat sasaran. Pasalnya, masih ada warga dengan mempunyai ekonomi mumpuni yang mendapatkan bantuan PKH dari Kementerian Sosial.
Tri haryumi selaku Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan sosial dan penanganan masyarakat fakir miskin Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pati memaparkan, pemberian PKH tahap pertama dimulai dari awal Januari-Maret 2022 sudah dalam proses pencairan, tetapi ketepatan sasarannya masih diragukan.
Sehingga ia menilai, perlu adanya pembenahan dan peninjauan langsung di lokasi, untuk memastikan bantuan yang disampaikan bisa tepat sasaran.
“Adanya indikasi kurang tepatnya sasaran penyaluran PKH ini harus segera kita benahi, laporan terkait tidak tepatnya sasaran harus segera di tinjau langsung di lokasi, ini menjelaskan bahwa pendamping saya dari pihak Dinsos tidak berperan baik di lapangan,”ujar Tri Haryumi, saat ditemui langsung Mitrapost.com Selasa (8/3/2022).
PKH yang ditujukan untuk keluarga Rentan Miskin atau Miskin, malah diperuntukan untuk orang yang sudah mempunyai kecukupan ekonomi.
Kejelasan regulasi Bansos harus sejak dini diterapkan, agar hal yang merugikan masyarakat lain tidak terus terjadi.
Berdasarkan penelusuran Mitrapost.com di lapangan, data penerima bantuan PKH ini masih menggunakan data tahun 2011-2013, sehingga data ini sangat tidak relevan untuk tahun 2022.
“Kalau data yang digunakan sudah terlampau lama, itu harus diperbaharui, kalau tidak ada pembaruan langsung kita tutup saja dari Dinsos, lalu buka pendataan baru di Desa tersebut, agar lebih pasti,” tegas Tri Haryumi.
Ia juga menyampaikan ungkapan maaf, lantaran data penerima belum 100 persen akurat dan tepat sasaran. Pihaknya pun akan terus melakukan pembenahan data.
“Kami dari Dinsos meminta maaf jika data penerima Bansos belum 100 persen akurat, tetapi kita berupaya terbaik untuk memperbaikinya, serta terima kasih untuk awak media yang turut serta membantu dan merunning penyaluran bansos di Kabupaten Pati, supaya penyaluran bansos kedepannya semakin tepat sasaran,” tandasnya. (*)