Akibat Banjir, Kualitas Padi di Rembang Menurun

Rembang, Mitrapost.com – Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang beberkan luas sawah yang terendam banjir sebanyak 155 hektar. Adapun total kerugian hingga saat ini terdata sebesar Rp1,5 miliar.

Kerugian akibat banjir yang sempat melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Rembang di bidang pertanian hingga mencapai Rp1,5 miliar tersebut lantaran, banjir terjadi di saat yang bersamaan dengan masa panen.

Akibat dari bencana alam tersebut, para petani utamanya di Kecamatan Kaliori dan Sumber mengeluhkan padi mereka yang gagal panen. Sebagian padi di sawah terendam lumpur akibat banjir, akibatnya petani harus merelakan tanaman pangan yang mereka tanam itu.

Terkait gagalnya panen akibat sawah terendam banjir ini, Dintanpan Rembang turut andil dalam menyelematkan padi di sawah para petani terdampak banjir agar tidak terbawa arus seluruhnya. Padi yang hanya terkena terpaan air maupun angin akan dipanen lebih awal, meski belum memasuki waktu panen.

“Kami berupaya ikut turun ke sawah membantu petani untuk ngedos padi mereka. Padi yang roboh itu dipotong semuanya agar tidak tergenang lumpur,” kata Desti Muryadi selaku Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Dintanpan Rembang.

Desti mengungkapkan, akibat banjir yang cukup parah di dua wilayah kecamatan itu, sebagian padi yang dipanen menjadi turun kualitasnya. Hal tersebut dikarenakan banyak padi yang terendam lumpur, sehingga mengakibatkan gabah memiliki bintik hitam yang memengaruhi kualitas beras.

“Kalau padi itu lembab, gabahnya jadi hitam. Apalagi kena lumpur sedikit-sedikit, otomatis kualitas beras yang dihasilkan beda dengan pagi yang memang benar-benar dipanen dengan baik,” kata Desti.

Dintanpan Rembang turut menyampaikan akibat dari cuaca yang tidak stabil ini terhadap nasib para petani. Desti mengatakan, akibatnya mengharuskan petani untuk ikut menyesuaikan aktivitas bercocok tanam mereka.

“Memang cuaca sedang tidak stabil. Harusnya bulan ini curah hujan reda, justru malah meningkat. Mau tidak mau petani juga harus menyiasati cara bertanam mereka, karena memang cuacanya begini,” pungkasnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati