Pati, Mitrapost.com – Takmir Masjid Agung Baitunnur Pati melalui Staf Administrasi, Rochman Mukarom mengatakan pihaknya akan mengirimkan surat kepada Bupati Pati. Pasalnya pembangunan kubah masjid yang sudah berakhir dikerjakan justru menimbulkan permasalahan baru yakni kebocoran.
Dalam isi surat tersebut menjelaskan keadaan masjid usai dibangun. Ia menyebut terdapat kebocoran di bawah kubah atau ruang utama, selain itu juga ada plafon rusak yang belum diganti.
“Ini ada surat yang ditujukan kepada Bupati, isinya menjelaskan seperti ada yang bocor, plafonnya belum dipasang, ada tangga yang dipotong. Surat itu pemberitahuan, penekanannya minta bantuan pemeliharaan setelah adanya pembangunan kubah masjid,” katanya.
Pihaknya sudah berupaya melakukan penambalan. Akan tetapi, upaya yang dilakukan oleh pihak internal khususnya takmir masjid belum maksimal lantaran ditambal dengan material seadanya.
Kemudian, ia mengungkapkan bahwa takmir masjid tak bisa menunggu lama terhadap reaksi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati. Karena bocornya itu jelas mengganggu ibadah seseorang ketika sewaktu-waktu hujan.
“Tetapi lantaran namanya bocor itu kan gak bisa nunggu Bupati turun tangan. Kita tetap ada penanggulangan pertama segera, tapi ya gak maksimal hanya sekadar dari tenaga masjid sendiri yang bocor itu ditambal dengan kalau gak salah stiker aluminium atau apa itu namanya,” tegasnya.
Mukarom menegaskan, bocornya kubah masjid itu berawal dari waktu pengangkatan material ke atas dimana sengnya diinjak-injak lalu rusak.
“Nah upayanya apa, ini kita mengirim surat ke Bupati, istilahnya minta bantuan pemeliharaan. Suratnya tertanggal 21 Maret 2022, secepatnya akan kita kirim kalau gak besok ya lambatnya hari Jumat,” ungkapnya kepada Mitrapost.com, Senin (28/3/2022).
Sementara itu, Fadlan yang juga selaku karyawan menjelaskan jika kebocoran di masjid sekiranya terjadi di lebih dari 10 titik.
“Ada beberapa titik di sebelah kanan pengimaman, belakang pengimaman sebelah kiri juga. Kemudian di ruang tengah lalu ada juga beberapa titik di lantai dua (bagian perempuan),” tandasnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com







