Rembang, Mitrapost.com – Kunjungan ke makam pahlawan nasional, Raden Ayu (RA) Kartini yang terletak di Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang mulai membludak pada momentum menuju peringatan Hari Kartini pada 21 April 2022 mendatang.
Pengelola mengungkapkan, kunjungan ke makam pahlawan pejuang hak-hak wanita itu tak pernah sepi bahkan saat dunia diterpa pandemi Covid-19.
Bahkan per bulannya kunjungan ke makam RA Kartini mampu mencapai 4.500 kunjungan. Diperkirakan masyarakat yang melakukan perjalanan dari Semarang menuju Surabaya atau sebaliknya sering singgah untuk ziarah ke makam.
Wartono selaku juru kunci makam mengatakan, makam keluarga RA Kartini ini sering disamakan dengan makam para wali. Sehingga para peziarah mengunjungi makam RA Kartini di samping kunjungan ke makam para wali.
Kunjungan mulai meledak kembali saat memasuki peringatan Hari Kartini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang hingga siswa-siswi biasanya akan mengunjungi makam untuk ziarah kubur dan tabur bunga.
Sayangnya, di era milenial ini ia justru mengungkapkan hal yang cukup ironis. Pasalnya ia menilai pelajar zaman sekarang justru tak mengenal sosok pahlawannya sendiri.
“Ironis sekali saya melihat Rembang itu pelajar yang mulai dewasa katakanlah yang masuk SMA itu nggak tahu siapa itu Kartini, makamnya ada di mana, suaminya namanya siapa,” keluhnya.
Keprihatinan ini ia ungkapkan saat ditemui awak media pada acara Bakti Sosial dalam rangka peringatan Hari Kartini ke-143 bersama Gerakan Organisasi Wanita pada Selasa (19/4/2022).
Wartono berharap ada kesadaran untuk lebih mengenal pahlawan nasional yang mengabdikan hidupnya di Kota Santri itu.
“Mbok ya dari pihak sekolah itu mengadakan piknik wajib ke makam RA Kartini. Karena kita harus menyadari Rembang tanpa RA Kartini, orang mungkin tidak akan mengenal Rembang,” harapnya. (*)






