Mitrapost.com – Mbok Yem yang merupakan penjual di puncak Gunung Lawu ditandu para warga dan pendaki untuk turun gunung ikut merayakan lebaran 2022.
Mbok Yem yang memiliki nama asli Wakiyem ini diketahui telah berjualan di puncak Gunung Lawu selama 35 tahun lamanya. Warung yang dimilikinya berada di ketinggian 3.150 mdpl.
Selama ini Mbok Yem memang berjualan dan juga tinggal di puncak gunung tersebut. Ia hanya akan turun sekali dalam setahun untuk merayakan hari Raya Idul Fitri.
Rumah aslinya terletak di Dukuh Dagung, Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Ia ditandu saat menuruni lereng gunung menuju rumahnya. Peristiwa ini diabadikan dalam video, yang kemudia viral di media sosial.
Tandu yang digunakan untuk menggotong Mbok Yem terbuat dari batang bambu yang dirakit sedemikian rupa. Pada bagian tengahnya diletakkan kursi yang digunakan Mbok Yem untuk duduk.
Mbok Yem dalam video yang diunggah akun @magetanbanget, terlihat mengenakan jilbab merah dan baju hitam tengah duduk tenang sambil ditandu beberapa oleh orang di sekitarnya.
Para penandu merupakan warga sekitar dan pendaki yang kebetulan lewat. Mereka dengan hati-hati menuruni lereng gunung dengan satu orang yang menjadi penunjuk jalan.
Perjalanan turun Gunung Lawu tersebut tidak memakan waktu yang lama. Keberangkatan pukul 11.00 WIB dan tiba pukul 14.00 WIB. Berlangsung selama dua jam.
Atas viralnya video tersebut, banyak netizen yang meninggalkan komentar dengan mendoakan kesehatan Mbok Yem. Ada juga yang menyemangati para penandu sekaligus kagum dengan mereka.
Apabila Anda salah satu pecinta alam dan pernah mendaki Gunung Lawu, mungkin Anda pernah bertemu dengan Mbok Yem ini. (*)
Redaksi Mitrapost.com






