oleh

Omzet Pedagang Oleh-oleh Rembang Mulai Bangkit di TRP Kartini

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Rembang, Mitrapost.com – Setelah terpuruk beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang kembali memfungsikan Taman Rekreasi Pantai (TRP) Kartini sebagai pusat kuliner dan oleh-oleh.

Di masa Idul Fitri ini, TRP Kartini Rembang nampak ramai oleh pengunjung yang singgah ke Kota Garam tersebut untuk berburu oleh-oleh sebelum kembali ke daerah masing-masing.

Berbagai olahan makanan khas dari para pelaku UMKM serta pakaian bergambarkan pantai dengan tulisan “Rembang” pun diserbu masyarakat dari luar daerah yang berkunjung menikmati suasana tempat pengabdian RA Kartini itu.

Ahmad Shodiqin, salah satu penjual baju oleh-oleh Rembang mengungkapkan, momentum Syawalan dan Idul Fitri tahun ini membawa berkah yang cukup berlimpah bagi usahanya.

Baca Juga :   Melalui DBHCHT 2021, Pemkab Rembang Adakan Pelatihan Industri Kreatif

“Ini mulai jualan dari habis Lebaran, Selasa kemarin sampai kapannya ya kira-kira 10 hari setelah Lebaran lah. Karena ini kami bareng-bareng penjual lain, jadi kalau mereka bubar ya ikut bubar aja,” katanya.

Dirinya mengungkap, selama dua tahun terakhir omzet penjualan baju oleh-oleh miliknya menurun drastis dan sepi pembeli. Dengan dibukanya TRP Kartini sebagai pusat oleh-oleh, omzet yang ia dapatkan mulai mengalami kenaikan.

Kendati demikian, jika dihitung-hitung omzet penjualan untuk Lebaran tahun ini masih belum sebesar dua tahun sebelum pandemi Covid-19 melanda.

“Kalau omzet ya alhamdulillah tapi ya belum sebesar kemarin pas belum ada Corona itu, Mbak. Kalau dulu itu bisa di atas Rp2 juta per hari, kalau sekarang ini ya baru sekitar Rp1 jutaan lah,” imbuhnya.

Baca Juga :   Berkah Ramadan, Pendapatan Pedagang Makanan Tradisional Meningkat

Meski keuntungan yang Shodiqin dapat belum menutup kerugian akibat pandemi, dirinya masih bersyukur sebab Pemkab Rembang kembali mengizinkan kirab budaya yang sebelumnya ditiadakan. Hal itu lantaran dirinya ikut merasakan keuntungan dari pengunjung yang datang.

Ia berharap ke depannya Pemkab Rembang bisa memperhatikan kondisi perekonomian UMKM dengan tak lagi melakukan pembatasan jika dirasa kondisi telah memungkinkan. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar