Ratusan Hektar Tambak Ikan Diterjang Gelombang Tinggi, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Pati, Mitrapost.com – Salah satu dampak gelombang tinggi pesisir Pantai Utara Jawa Tengah wilayah Dukuhseti yakni jebolnya tanggul Tambak ikan milik warga sekitar.

Dengan jebolnya tambak tersebut ikan milik ribuan ikan pada tambak tersebut juga ikut hanyut ke laut. Sedangkan kerugian akibat gelombang tinggi tersebut, diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetyo saat dikonfirmasi oleh tim mitrapost.com pada Selasa, (24/5/2022).

“Kalau untuk kerugian yakni pada petani tambak, diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Dan ratusan Hektar Tambak terkena dampaknya,” katanya.

Pihaknya juga menambahkan terkait dengan jumlah pastinya belum bisa diprediksi secara nominalnya.

Ia menyebutkan, untuk saat ini masih dalam proses identifikasi dan penghitungan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati.

“Kalau untuk nominal pasti kita belum bisa menyampaikan, untuk pastinya nanti akan disampaikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan mas, kalau berdasarkan prediksi segitu bahkan akan lebih tinggi lagi,” imbuhnya.

Selain itu, guna mengantisipasi kondisi yang lebih parah lagi, pemilik tambak melakukan pemasangan jaring ikan.

Hal tersebut dilakukan untuk menahan ikan agar tidak semua ikan hanyut terbawa ombak. Dengan demikian, maka jumlah kerugian akan sedikit berkurang.

“Iya kalau untuk saat ini, para petani sedng melakukan pemasangan jaring ikan mas. Itu untuk menjaring ikan agar tidak semua hilang terbawa ombak,” terangnya.

Pihaknya juga menyebut, gelombang tinggi yang terjadi di sebagian Pesisir pantai Utara Provinsi Jawa Tengah tersebut karena cuaca buruk yang terjadi pada wilayah itu.

Berdasarkan peringatan yang disampaikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kondisi buruk tersebut setidaknya akan terjadi sampai tanggal 24 Mei 2022.

Untuk itu pihaknya akan terus mengimbau masyarakat agar menjauh dari bibir pantai dan tidak melakukan aktivitas melaut terlebih dahulu.

“Tentunya kami dengan tegas mengimbau para nelayan untuk tidak melaut ini demi keselamatan, para warga juga demikian menjauh dulu dari pantai,” tegasnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati