Mitrapost.com – Ade Yasin, Bupati Bogor membantah dugaan dirinya meminta sejumlah uang kepada kontraktor.
“Sorry ya, saya tidak pernah melakukan itu (minta uang dari kontraktor),” kata Ade Yasin saat keluar dari gedung KPK Merah Putih, Selasa (31/5/2022).
Dalam hal ini, ia mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui informasi itu. saat ini, KPK diketahui masih mendalami kasus dengan memeriksa beberapa saksi.
“Nggak tahu, nggak tahu, masih dalam pemeriksaan, sorry,” tutur dia.
Sementara itu, KPK telah memeriksa Sembilan saksi di Gedung KPK Merah Putih, pada Senin (30/5).
Saksi-saksi tersebut diperiksa berkenaan dengan kasus dugaan penerimaan sejumlah uang dari kontraktor kepada Ade Yasin.
“Kesembilan saksi ini memenuhi panggilan tim penyidik dan masih terus dilakukan pendalaman antara lain terkait dugaan berbagai aliran penerimaan sejumlah uang oleh Tersangka AY melalui perantaraan Tersangka RT dari beberapa pihak swasta (kontraktor) dan turut diduga pula bahwa uang-uang ini yang kemudian diberikan pada Tersangka ATM dkk sebagai dana operasional selama proses audit berlangsung,” tutur dia.
Perlu diketahui sebelumnya, Ade Yasin telah ditetapkan menjadi tersangka atas kasus suap pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor.
Diketahui, ia diduga menyuap pegawai BPK Jawa Barat dengan nominal Rp 1,9 miliar agar ia mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP).
“Selama proses audit, diduga ada beberapa kali pemberian uang kembali oleh AY (Ade Yasin) melalui IA (Ihsan Ayatullah) dan MA (Maulana Adam) kepada tim pemeriksa, di antaranya dalam bentuk uang mingguan dengan besaran minimal Rp 10 juta hingga total selama pemeriksaan telah diberikan sekitar sejumlah Rp 1,9 miliar,” tutur Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers di KPK dikutip dari Detik News, pada Selasa (31/5). (*)
Artikel ini telah tayang di Detik News dengan judul, “Bupati Bogor Ade Yasin Tepis Minta Duit ke Kontraktor: Sorry Ya”
Redaksi Mitrapost.com

