Masuk Panen Kedua, Harga Gabah Kering Pati Terpantau Bagus

Pati, Mitrapost.com – Kabupaten Pati, Jawa Tengah bulan ini memasuki puncak panen musim tanam kedua (MT-2). Dinas Pertanian Pati mengklaim, harga komoditas gabah kering panen (GKP) hingga pekan ini sangat baik.

Tidak ditemukan harga jual anjlok yang merugikan petani seperti MT-2 tahun lalu. Terpantau, harga GKP dengan alat thresher berada di rata-raya harga Rp4.400.

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Hortikultura Dispertan Pati, Kun Saptono mengatakan bahwa harga tersebut stabil sejak awal masa panen.

“Alhamdulillah MT-2 stabil, wajar karena harga gabah cukup lumayan Rp4.400 kering panen. Kadang fluktuatif bisa Rp4.500 – Rp4.250 Panen combine rangenya disitu,” ujar Kun saat ditemui di kantornya hari ini, Senin (6/6/2022).

Stabilnya harga GKP sejalan dengan kualitas gabah yang di panen petani. Jelasnya, di MT-2 tahun ini curah hujan tercukupi, alokasi pupuk dari pemerintah juga tersalur optimal. Tak hanya itu, hama pengganggu tanaman di periode ini juga bisa dikendalikan.

Kun mengatakan, produktivitas GKP panen musim tanam kedua juga cukup menjanjikan. Per hektarnya, lahan sawah di Pati bisa menghasilkan gabah antara 5,5 kuintal hingga 6,5 kuintal.

“Bahkan di Pati utara di bisa lebih. Kemarin ada yang provitasnya 7,5 kuintal seperti di Tawangharjo Wedarijaksa,” imbuh Kun.

Dari pantauan Dispertan, hingga Juni Minggu pertama, panen padi masih ramai dilakukan. Khususnya di Kecamatan Pati bagian Selatan seperti Jakenan, Jaken, Juwana, dan pucakwangi.

Sementara sejumlah wilayah di daerah Pati utara beberapa memulai tanam padi periode ketiga atau MT-3.

Kun mengharapkan, produktivitas padi di tahun ini meningkat dibanding tahun lalu, sehingga stok beras hingga akhir tahun aman ketersediaannya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati

Berita Terkait