oleh

Gelar Pelatihan Menulis Puisi, Perpusda Bersama Jendela Puisi Ajak Pemuda Majukan Literasi

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Kudus, Mitrapost.com – Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Kudus menggandeng Komunitas Jendela Puisi, mengadakan Pelatihan Menulis Puisi untuk para pemuda di Kudus.

Acara yang digelar di Aula samping Gedung Perpusda ini diikuti oleh 35 peserta dari mahasiswa, siswa SMA, dan juga umum pada Jumat (1/6/2022).

Bersama pemateri tunggal penulis muda asli Kudus, Mu’ayyadah, acara tersebut dipandu oleh Fitria Sulistiyowati dengan megusung tema “Aku Berpuisi, Aku Abadi”.

Ketua Panitia Acara, Tias Indriyani mengatakan bahwa acara ini bertujuan untuk mengajak para pemuda di Kudus agar lebih peka dan perhatian terhadap minat dan budaya literasi.

“Dan ini bisa dimulai dari diri kita sendiri, menyadari pentingnya membaca dan menulis sebagai dasar literasi, termasuk mengadakan pelatihan dan kegiatan juga sudah menjadi program kerja kami,” kata Tias, pegiat di Komunitas Jendela Puisi.

Baca Juga :   PWI Pati Mengikuti Vaksinasi dengan Aman

Menariknya, kata Tias, Perpusda ternyata mempunyai program kerja yang sejalan dengan visi Komunitas Jendela Puisi. Oleh karena itu, pihaknya sepakat untuk berkolaborasi dengan Perpusda dengan mengadakan pelatihan yang bakal digelar 3-4 kali ini.

“Siapa tahu kegiatan seperti ini juga bisa memantik organisasi atau komunitas lain untuk lebih menggelorakan semangat pemajuan literasi di Kota Kudus,” ungkapnya.

Senada Dengan Tias, Ketua Komunitas Jendela Puisi, Wisnu Bayu Murti mengaku tertarik berkolaborasi dengan Perpusda untuk mengadakan pelatihan kepenulisan ini.

Agenda Bernama Di Balik Jendela volume 8, menjadi kerja sama pertama dengan Perpusda ini memang fokus ke penulisan puisi.

“Karena puisi ini sudah cukup kompleks ya mulai dari materinya, kosa kata, hingga cara menuliskannya,” paparnya.

Baca Juga :   Tingkatkan SDM, Pemkab Kendal Bangun Gedung Layanan Perpusda

Rencananya, pelatihan ini akan diadakan sebulan sekali, baik secara online maupun offline. Hasil dari pelatihan ini, sambung Wisnu, akan dibuat sebuah antologi puisi dari peserta pelatihan.

Sementara itu, Ninik Mustikawati selaku Koordinator Pembinaan Pengawasan dan Pengembangan Perbusda Kudus, membeberkan bahwa kegiatan ini juga menjadi program Inklusi Sosial dari Perpusda untuk menyelenggarakan pelatihan dan kegiatan yang berkaitan dengan masyarakat.

“Tidak hanya di bidang menulis, tapi juga di bidang ekonomi, sosial, yang melibatkan masyatarakat,” ujarnya.

Ninik menargetkan, ke depan program tersebut tak hanya menggaet anak muda saja, tetapi semua kalangan masyarakat mulai anak kecil sampai dewasa.

“Contohnya ada kelas tari untuk anak kecil sampai orang tua, teman-teman difabel punya potensi, dari situ kami fasilitasi untuk mengembangkan potensinya,” tambahnya.

Baca Juga :   Pokdarwis Berharap Ada Bantuan Pemerintah Bagi Pengelola Objek Wisata

Menurutnya, dengan inovasi yang menyajikan kegiatan-kegiatan seperti ini, dapat membuat masyarakat tertarik untuk meningkatkan motivasi membaca.

“Karena dasar literasinya kan harus dari membaca, Kalau hanya kita suruh membaca, mereka tidak akan tertarik,” jelas Ninik.

Ke depan, ia berharap agarkegiatan-kegiatan seperti ini dapat meningkatkan minat baca dan tingkat literasi masyarakat di Kudus dan kegiatan kolaborasi dengan berbagai komunitas dapat terus berjalan secara berkelanjutan. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar