oleh

Diguyur Hujan Deras, Banjir Bandang Ringan Terjang Wilayah Bawah Pegunungan Kendeng

Pati, Mitrapost.com – Terjadinya hujan deras dua hari yang lalu berdampak pada peristiwa banjir bandang ringan di beberapa wilayah bawah pegunungan Kendeng.

Diantaranya kawasan tersebut yakni di sebagian kawasan Kecamatan Tambakromo, Kecamatan Kayen, Kecamatan Winong dan Wilayah Gabus. Beberapa Desa yang terdampak seperti Desa Gunungpanti, Desa Sinomwidodo, Desa Angkatan Kidul, Desa Angkatan Lor Dukuh Paras Desa Tanjunganom dan sebagian lainnya.

Banjir yang terjadi pada kemarin Minggu, (26/6/2022) hanya terjadi dalam kurun waktu yang tidak begitu lama. Sekitar pukul 18.30 WIB dan mulai surut kembali sekitar pukul 21.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa banjir yang terjadi tidak berdampak pada kerusakan infrastruktur maupun sampai masuk ke rumah warga

Baca Juga :   Tak Ingin Ada Lonjakan Covid-19 di Pati, Bupati Lakukan Operasi Yustisi

Pihaknya menyebutkan bahwa peristiwa tersebut belum dikategorikan dalam bencana, melainkan hanya air yang meluap karena sungai yang tidak mampu menampung debit air.

“Iya berdasarkan informasi dari beberapa relawan kita dilapangan sempat ada laporan memang, banjir terjadi di beberapa wilayah bawah pegunungan Kendeng. Kalau kondisinya belum ada laporan dari camat-camat soal rumah yang terdampak atau kerusakan. Dan tidak berlangsung lama itukan,” katanya saat ditemui oleh tim mitrapost.com di kantornya pada Senin, (27/6/2022).

Lebih lanjut, pihaknya menerangkan berdasarkan laporan dari relawan banjir yang terjadi di jalan hanya setinggi mata kaki orang dewasa.

Meskipun demikian, ia tetap mengimbau kepada masyarakat di kawasan tersebut untuk tetap waspada akan adanya banjir bandang yang lebih besar jika curah hujan masih tinggi.

Baca Juga :   Dinas Ketapang Siapkan 45 Ton Gabah Siap Giling untuk Cadangan Bansos

“Jadi kita memang belum sampai mengarahkan tim, tapi berdasarkan informasi dari relawan banjir yang terjadi setinggi mata kaki di jalan-jalan, kemudian luapan sungai dengan aliran deras. Kami tetap mengimbau para warga untuk tetap menjauh dari bibir tanggul sungai dan juga waspada jika banjir datang kembali,” imbuhnya.

Diketahui bahwa kejadian banjir di wilayah bawah pegunungan Kendeng tersebut sudah terjadi berkali-kali selama tahun 2022. Dengan banjir terparah terjadi sekitar bulan April 2022 yang lalu. (*)