oleh

Pemerintah Siapkan 4 Pusat Data Nasional

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Mitrapost.com – Pemerintah menyiapkan sebanyak empat pusat data nasional (PDN). Hal ini menjadi upaya untuk mewujudkan pemerintahan berbasis digital.

Berdasarkan keterangan dari Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, pembangunan empat pusat data nasional juga bertujuan untuk mendukung pelayanan publik yang lebih optimal.

“Pemerintah akan membangun empat PDN berstandar global Tier- IV, Tingkat yang sangat tinggi untuk standar pusat data,” ujar Johnny G. Plate saat meninjau Pembangunan Pusat Data Nasional di Turi Beach Resort, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (24/06/2022).

Keempat PDN tersebut berada di empat daerah yang berada di Indonesia, dimana salah satunya adalah di wilayah Jabodetabek.

“Keempat lokasi PDN itu yakni di Kawasan Deltamas Industrial Estate (Jabodetabek), Nongsa Digital Park (Batam), Ibu Kota Negara baru di Kalimantan Timur, serta Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur,” sambungnya.

Baca Juga :   Soroti Maraknya Kasus Mafia Tanah, Puan Maharani: Berantas!

Johnny menjelaskan, konsumsi data di Indonesia saat ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat cepat. Hal ini tentunya mendorong tumbuhnya investasi.

“Jadi potensi investasi dan konsumsi data di Indonesia sangat besar. Ini juga proyeksi dari potensi ekonomi digital Indonesia yang bertumbuh dengan pesat seperti prognosisnya,” tuturnya.

“Kita harapkan konsumsi data perkapita di Indonesia akan semakin meningkat dengan pemerintah membangun pusat data, (serta) akan memberikan dorongan pada sektor privat juga (untuk) segera membangun pusat data,” imbuhnya.

Dengan konsumsi data di Indonesia yang tumbuh sangat cepat, hal tersebut dapat mendukung pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, dan diharapkan nantinya dapat mendorong tumbuhnya investasi pusat data di Indonesia.

Baca Juga :   Sorgum jadi Pangan Andalan NTT

“Perkiraan prognosis ekonomi digital Indonesia tahun 2025 sekitar USD124 milliar, sedangkan tahun 2030 diprediksi mencapai USD315 milliar. Itu merupakan 42 persen dari proyeksi digital ekonomi ASEAN, sehingga kita membutuhkan banyak pusat data,” tandasnya. (*)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar