oleh

Alokasi Vaksin PMK Kurang, Bupati Pati Janjikan Beli Mandiri

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Pati, Mitrapost.com – Bupati Pati, Haryanto tinjau penyuntikan vaksin penyakit mulut kuku (PMK) Pada ternak di Kecamatan Pucakwangi dan Jakenan hari ini, Selasa (28/6/2022).

Adapun tiga lokasi yang dikunjungi oleh Buapti ialah desa Pucakwangi Kecamatan Pucakwangi, desa Plosorejo Kecamatan Pucakwangi, dan desa Karangrejolor Kecamatan Jakenan.

Bupati menjelaskan, bulan ini Kabupaten Pati mendapatkan alokasi vaksin PMK sebanyak 4 ribu dosis. Jumlah ini dianggapnya masih kurang, mengingat sebaran kasus PMK di Kabupaten Pati makin meluas.

Untuk kekurangan vaksin, Haryanto menjanjikan Pemkab akan melakukan pembelian vaksin secara mandiri dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).

“Sesuai dengan kemarin saya mengumpulkan tim PRC, penanganan reaksi cepat untuk PMK sebelum vaksin keluar kita upayakan kita atasi. Ini kita dapat vaksin kita dari pemerintah pusat hanya 4 ribu. kita akan support pembelian Pemda untuk mengatasi PMK,” ujar Bupati saat diwawancarai awak media usai meninjau proses vaksinasi.

Baca Juga :   Episode Wacana Penutupan LI Berlanjut, Bupati Pati Lakukan Pendekatan Preventif

Dijelaskannya, penyuntikan vaksinasi PMK tahap pertama ini khususnya di daerah kecamatan Dengan Populasi sapi yang tinggi.

Bupati menyebut, Peningkatan kasus PMK di Pati cukup tajam, dengan jumlah kasus mencapai ratusan dan tingkat kematian terakhir di angka 50 ternak. Kasus PMK tertinggi di Pati terjadi di Kecamatan Tlogowungu dan Margoyoso.

“Yang agak kasusnya banyak kita prioritasnya. Yang sekarang meninggal ada 50 peningkatannya tajam. Padahal kita rapat dulu baru 9 sekarang 50 yang mati banyak yang kecil atau pedet, karena nggak tahan,” terangnya.

Selain Vaksinasi, jelang hari raya Iduladha, Pemerintah Kabupaten Pati baru-baru ini juga membuka kembali sejumlah pasar hewan yang sempat ditutup karena penyebaran PMK.

Baca Juga :   Pandemi Covid-19, Sekolah Swasta Semakin Susah Cari Murid

“Pasar hewan kita buka karena pernah kita tutup. Kita buka kembali kita memberi kesempatan ternak yang sehat agar mendapatkan keuntungan,” tandasnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar