oleh

14 Desa di Pati Tak Kunjung Ajukan Verifikasi Data Untuk Pencairan DD Tahap II

Pati, Mitrapost.com – Sebanyak 14 Desa di Kabupaten Pati tak kunjung melakukan verifikasi data terkait pencairan Dana Desa (DD) tahap II Tahun Anggaran 2022.

Hal ini berdasarkan pemaparan data dari Nilam Ristiana, selaku Kepala Seksi (Kasi) Sarana Prasarana dan Pelayanan Dana Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati.

Adapun 14 Desa tersebut ialah Desa Bumirejo Batangan, Jembangan, Kuniran, Karaban, Dukutalit, Margomulyo Juwana, Pajeksan, Bulumanis Lor, Dengkek, Tompegunung, Mangunrekso, Jontro, Godo, dan Sumbermulyo Winong.

Pihak Dispermades telah berupaya penuh untuk terus mengingatkan para Pemerintah Desa (Pemdes) melakukan verifikasi DD tahap ke-II, akan tetapi sampai saat ini hasilnya masih nihil.

Baca Juga :   Zona Merah, Satgas Covid-19 Pati Catat 6 Kecamatan Kasus Tinggi

“Kami sudah melakukan berbagai upaya. Dari mulai fasilitasi dan pendampingan oleh Kecamatan, PD dan PLD, kita telepon ya sudah,” ucap Nilam, saat dihubungi mitrapost.com, Rabu (10/8/2022).

Bahkan Dispermades, lanjut Nilam, juga sudah blusukan di Desa-Desa tersebut untuk memaksimalkan komunikasi dengan Pemdes yang ada.

“Bahkan kita turun ke Desa-Desa yang belum pengajuan ya sudah, tapi belum ada tindak lanjut,” ungkapnya.

Dari data yang ada, total DD yang belum tersalurkan ke-14 desa tersebut adalah sebanyak Rp96.909.481.600,00.

Menurutnya, kendala yang dihadapi oleh desa-desa tersebut kebanyakan adalah intern dari pihak Pemdes dan cuaca yang tidak menentu.

“Rata-rata dari penelusuran kami selama ini kendalanya adalah pertama kendala terkait intern Pemdes, kedua karena cuaca yang kemarin hujan terus,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :   Belum Pernah Raih Emas, Percasi Pati Targetkan Ukir Sejarah di Porprov 2022

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral