Semarang, Mitrapost.com – Pemerintah provinsi Jawa Tengah mendukung berbagai kegiatan olahraga yang diselenggarakan di wilayah Jateng.
Berdasarkan keterangan dari Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno mengatakan bahwa event olahraga bisa menjadi salah satu penunjang untuk pertumbuhan ekonomi daerah.
Salah satunya adalah event Bambang Soeprapto Cycling Tour (BSCT) Semarang-Purwokerto yang berlangsung selama dua hari, tepatnya pada 13-14 Agustus 2022.
Hal tersebut lantaran dengan adanya kegiatan olahraga, mampu menarik masyarakat dari luar provinsi untuk datang berbelanja di wilayah Jateng.
“Kami matur nuwun PKBB (Paguyuban Keluarga Besar Brimob) menyelenggarakan kegiatan ini, karena ada teman-teman dari luar Jateng ikut berpartisipasi. Karena berbicara pertumbuhan ekonomi di Jateng, salah satunya di-support dari konsumsi,” kata Sekda Sumarno, saat memberi sambutan pemberangkatan peserta Bambang Soeprapto Cycling Tour (BSCT) Semarang-Purwokerto, di Mako Sat Brimob Polda Jateng, Sabtu (13/8/2022).
Ia juga menambahkan bahwa berbagai daerah yang ada di Jateng, saat ini tengah menggalakkan kegiatan olahraga.
Menurutnya, olahraga tidak sekadar kegiatan yang menyehatkan, melainkan juga terkait dengan sport tourism, wisata, investasi, serta peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Ketua Umum PKBB, Imam Sudjarwo menjelaskan, penyelenggaraan BSCT Semarang-Purwokerto dalam rangka memperingati HUT ke-77 Kemerdekaan RI dan HUT PKBB Polri. Acara yang dikemas dengan olahraga bersepeda itu, sekaligus untuk napak tilas perjuangan Pasukan Polisi Istimewa, yang sekarang lebih dikenal Brigade Mobil atau Brimob, dari Semarang-Purwokerto.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk nguri-nguri sejarah atau napak tilas perjuangan tokoh Polisi Istimewa Ajun Komisaris Polisi II Bambang Soeprapto, yang berjuang dari Semarang ke daerah Purwokerto. Selain itu, tidak kalah penting dari tujuan kegiatan ini adalah kita memperkenalkan potensi-potensi daerah Jateng,” kata Imam.
Ditambahkan, potensi-potensi yang akan diperkenalkan kepada seratusan peserta BSCT yang berasal dari berbagai daerah tersebut, antara lain mengenai objek wisata yang menawan di sepanjang rute Semarang-Purwokerto, potensi industri di Batang dan sekitarnya, potensi produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dan sebagainya.
Kegiatan SCT Semarang-Purwokerto sepanjang 250 kilometer ini akan berlangsung selama dua hari. Dimana di hari pertama yang berlangsung pada Sabtu (13/8/2022) dengan jarak tempuh 150 Km, melalui rute Kendal, Batang, dan Pekalongan.
Peserta akan disajikan dengan kawasan Industri Batang, perkampungan penduduk, serta menyusuri Pantai Ujung Negoro.
Kemudian untuk hari kedua, para peserta akan menempuh perjalanan Pemalang-Purwokerto dengan jarak 100 km. nantinya untuk garis finish berada di Menara Pandang Teratai Purwokerto.
Sedangkan untuk rute kjedua, peserta akan melintasi rute Randudongkal, Moga, Belik, Bobotsari Purbalingga, dengan medan pegunungan. (*)
Redaksi Mitrapost.com



