Mitrapost.com – Cekcok antara Ketua RT dan terduga pelaku polisi viral di media sosial. Dalam video, pria yang mengaku sebagai polisi itu tidak ingin memundurkan mobilnya yang menghalangi jalan dan terlibat debat dengan Ketua RT.
Mahfud Md pun memberikan cuitannya dan meminta agar Polri mengusut kasus tersebut. Polda Metro Jaya belakangan ini menyatakan pria yang ada di video bukanlah polisi.
Pria yang dikatakan sebagai polisi itu bernama Edison Samsudin, berusia 67 tahun.
“Kasus Edison Samsudin yang oleh pembuat video disebut sebagai anggota polisi (padahal bukan) adalah bukti,, di tengah masyarakat ada fitnah-fitnah terhadap Polri” cuit Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan itu, Selasa (13/9/2022).
Mahfud pun kembali mengatakan prasangka yang mengatakan dia adalah seorang polisi merupakan perasaan masyarakat terhadap polisi. Ia lantas meminta Polri untuk membangun kepercayaan kepada publik.
“Ini tak lain karena image publik terhadap Polri negatif karena perilaku banyak oknum, padahal di masyarakat banyk polisi yang baik. Perlu berbenah bangun public trust,” tutur Mahfud.
Belakangan diketahui, pria yang dinarasikan sebagai seorang polisi ini merupakan pensiunan pegawai swasta dengan nama Edison Samsudin, usia 67 tahun.
“Pengemudi atas nama saudara Edison Samsudin, usia 67 tahun, pensiunan bank,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, Senin (12/9) kemarin.
Sebelumnya, Mahfud mengunggah cuitan terkait dengan video yang beredar.
“Ini beneran atau konten sandiwara buatan? Kalau ini sungguhan saya maka Polisi harus mengambil tindakan. Itu ada nomer mobilnya B. 1489 KYP. Masak, arogansinya spt itu. @DivHumas_Polri,” cuit Mahfud dalam Twitter. (*)
Artikel ini telah tayang di Detik News dengan judul “Pria Viral Cekcok dengan Ketua RT Ternyata Bukan Polisi, Ini Kata Mahfud Md”
Redaksi Mitrapost.com



