oleh

Dampak Kurang Tidur, Mudah Sakit Hingga Muncul Penuaan Dini

Mitrapost.com – Ada berbagai dampak kurang tidur. Dari bisa menyebabkan orang mudah sakit hingga muncul penuaan dini.

Dilansir dari Alodokter, kebutuhan tidur setiap manusia berbeda-beda. Secara umum, manusia membutuhkan tidur selama 7-9 jam per hari. Namun bagi anak-anak dan remaja, kebutuhan tidur mereka lebih banyak yaitu sekitar 8-10 jam per hari.

Dampak umum yang biasa dialami jika kurang tidur adalah terlihat lelah, sering menguap, dan kurang konsentrasi. Namun ada dampak lainnya yang bisa muncul.

Berikut dampak kurang tidur.

Menderita Insomnia Hingga Penyakit Kardiovaskular

Penyakit serius yang bisa muncul karena kurang tidur yaitu insomnia. Jika kondisi ini terus terjadi, maka resiko terkena penyakit jantung akan meningkat seperti aritmia atau gangguan irama jantung, gagal jantung, atau serangan jantung.

Hal ini dikarenakan tidur sebenarnya memiliki kegunaan dalam menjaga kemampuan tubuh untuk memperbaiki kerusakan di pembuluh darah dan jantung.

Risiko yang mungkin terjadi karena mengalami insomnia yaitu meningkatkan resiko diabetes, obesitas, stroke, kanker, hingga mengalami kecemasan.

Lebih Mudah Sakit dan Susah Sembuh

Saat tidur, manusia melepaskan sitokin, yaitu protein yang dilepaskan sistem kekebalan tubuh. Protein ini yang digunakan tubuh untuk melawan infeksi, peradangan, dan stres.

Oleh karena itu, kurang tidur menyebabkan produksi protein akan berkurang sehingga kemampuan sel imun untuk melawan infeksi pun menurun dan proses penyembuhan pun terhambat.

Menurunkan Performa dalam Berhubungan

Kurang tidur menyebabkan seseorang mengalami penurunan hasrat untuk melakukan hubungan intim. Selain itu tingkat kepuasan seksual juga akan lebih rendah.

Hal ini dikarenakan rasa lelah, kantuk, dan stres yang diakibatkan dari kurang tidur. Terlebih jika seseorang menderita sleep apnea, maka hormon testosteron bisa terpengaruh dan menimbulkan masalah disfungsi ereksi pada pria.

Kemampuang Mengingat Menurun

Saat tidur, koneksi saraf yang berguna mendukung ingatan seseorang mengalami penguatan. Selain itu, otak juga akan menyimpan hal-hal yang dipelajari dan dialami sepanjang hari ke dalam sistem ingatan jangka pendek ketika tidur.

Oleh karena itu, jika waktu tidur kurang, maka kemampuan otak mengolah dan menyimpan ingatan pun akan mengalami gangguan. Bahkan menurut penelitian kurang tidur dapat mengakibatkan penurunan kemampuan otak dalam berpikir dan mengolah informasi.

Penuaan Dini

Saat kurang tidur, umumnya kulit akan terlihat pucat dan mata pun tampak bengkak. Jika terjadi terus menerus, maka akan timbul tanda penuaan dini dari mulai keriput, garis halus, atau kerutan di sekitar mata.

Risiko munculnya jerawat juga akan bertambah. Hal ini dikarenakan produksi hormon kortisol meningkat.

Demikian dampak kurang tidur. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral