Pati, Mitrapost.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati dan Pengurus Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama mendatangi DPRD Pati untuk menyampaikan aspirasi terkait wacana 5 hari sekolah untuk siswa SD, SMP sederajat di lingkungan satuan pendidikan Kabupaten Pati.
Ketua PCNU Pati, Yusuf Hasyim meminta Pemkab Pati lebih bijak mengambil keputusan terkait bidang pendidikan. Dikhawatirkan, aturan sekolah 5 hari akan berpengaruh kepada kegiatan tambahan para siswa, khususnya untuk Madrasah diniyah dan TPQ.
Diterangkan, aturan 5 hari belajar di sekolah akan menambah satu hingga dua jam belajar setiap harinya, untuk mengganti jam belajar di hari sabtu. Artinya siswa yang biasanya pulang Pukul 13.00 WIB, atas kebijakan ini, mundur menjadi Pukul 14.00 WIB.
Jam pulang sekolah akan bertabrakan dengan kegiatan TPQ dan madrasah Diniyah. Terlebih para siswa juga kelelahan belajar.
“Kita kajiannya efek yang timbul dengan adanya lima hari kerja. Selain kelelahan anak-anak karena pulang sore, ada lembaga pendidikan keagamaan yang dimulai jam pulang sekolah. Sehingga ini akan menimbulkan permasalahan sendiri,” uajr Yusuf Hasyim.
Aduan tersebut mendapat tanggapan dari Ali Badrudin, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati. Ia menjelaskan, uji coba pelaksanaan lima hari kerja bagi para pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati adalah inisiasi dari Penjabat (Pj) Bupati Henggar Budi Anggoro.
Selain bagi aparatur sipil negara (ASN), hanya lima SD dan SMP saja yang sudah menjalankan uji coba sekolah lima hari.
Jika program tersebut dinilai LP Maarif NU tidak efektif, Ali menjanjikan akan menyampaikan evaluasi tersebut kepada Pemerintah Eksekutif yang bersangkutan.
DPRD juga siap mempertemukan PCNU, LP Ma’arif dengan Pemerintah Eksekutif yang berwenang dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
“Kalau kita sepakat. inginkan inisiator dari pak Bupati. Bukannya kami tidak sepakat tapi ada argumentasinya. Monggo Pak bupati dengan NU ansor dikomunikasikan. Agar ditinjau ulang kembali,” ujar Ketua Dewan dan Kader dari Partai PDIP itu(adv)
Wartawan Area Kabupaten Pati