Pati, Mitrapost.com – Harga telur di Kabupaten Pati, Jawa Tengah hari ini tembus di harga Rp30 ribuan per kilogram
Mengutip dari hargajateng.org, kenaikan telur minggu ini cukup mencolok, pasalnya di minggu lalu harganya masih Rp27.000.
Kenaikan harga pangan pokok tersebut disoroti oleh Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, M Nur Sukarno.
Kader Partai Golkar tersebut mengaitkan kenaikan harga telur dengan bencana alam yang melanda Kabupaten Pati dan sejumlah daerah di Indonesia.
“Harga komoditas kebutuhan pokok tergantung pasar. Antara ketersediaan barang dengan kebutuhan harusnya berimbang,” ujar Sukarno saat dihubungi Mitrapost.com, Rabu (30/11/2022).
“Demikian juga kebutuhan telur saat ini mengalami kenaikan harga. Hal ini ada hubungannya dengan kebutuhan telur untuk bantuan sosial (bansos),” imbuhnya.
Selain bencana alam, ia juga menduga bahwa kenaikan harga telur dipengaruhi suplai dan harga beli di Kabupaten Pati yang mungkin dipengaruhi harga pakan yang masih tinggi.
Kepada Mitrapost.com, anggota Komisi B DPRD Pati itu menyampaikan gagasannya untuk menekan naiknya harga telur selama bencana alam.
Selama ini, telur digunakan untuk suplai Bantuan sosial (Bansos), lantaran memiliki nilai protein tinggi dan mudah didapat.
Sukarno menyarankan agar telur Bansos diganti dengan sumber protein hewani yang lain Seperti ikan.
“Selain itu bisa juga ada solusi sebagai pengganti akan telur, misal ikan atau sumber protein lain yang sepadan atau lebih tinggi jika dibanding telur,” saran Sukarno. (adv)
Wartawan Area Kabupaten Pati