Banjir Bandang Kecamatan Tambakromo Terjang 630 Rumah Warga Desa Sinomwidodo

Pati, Mitrapost.com – Bencana alam banjir bandang yang terjadi pada Rabu (30/11/2022) petang, setidaknya menerjang ribuan rumah yang ada di 5 desa wilayah kecamatan Tambakromo Pati.

Salah satu desa dengan kondisi terparah yang diterjang banjir, yakni Desa Sinomwidodo. Dimana berdasarkan data yang disampaikan oleh Kepala Desa, Rakimin mengungkapkan setidaknya terdapat sebanyak 630 rumah yang terendam banjir bandang tersebut.

“Untuk total rumah yang terdampak atau kemasukan air sekitar 630-an rumah mas, itu dengan kondisi yang berbeda-beda,” katanya saat ditemui di Posko Bantuan Logistik Banjir Bandang oleh awak media pada Kamis, (1/12/2022).

Lebih lanjut, pihaknya mengatakan dari Jumlah tersebut setidaknya terdapat 3 rumah yang roboh karena diterjang aliran air yang cukup besar. Kemudian sisanya mengalami kerusakan sedang hingga ringan.

Rakimin juga mengungkapkan bahwa banjir yang terjadi mencapai ketinggian hingga 2,5 meter. Ia mengungkapkan bahwa kejadian tersebut merupakan yang terparah dari banjir sebelum-sebelumnya.

“Untuk total rumah yang roboh ada 3 rumah, lalu 200-an mengalami kerusakan sedang, sisanya rusak ringan dan juga dipenuhi material banjir,” imbuhnya.

“dan banjir kali yang terbesar mas, dari sebelumnya, luar biasa dampaknya,” tegasnya.

Sementara itu, melalui Camat Tambakromo, Mirza Nur Hidayat menjelaskan bahwa terdapat ratusan warga yang terpaksa harus diamankan.

Setidaknya berdasarkan data yang disampaikan, terdapat sebanyak 200 Kartu Keluarga (KK) yang mengungsi di 2 posko pengungsian yang telah disediakan.

“Untuk tadi malam Kurang lebih ada 200 KK, untuk saat ini bapak-bapak sudah kembali untuk melihat kondisi rumah pasca kebanjiran,” tuturnya.

Selain itu juga, saat dikonfirmasi di lain waktu kesempatan melalui salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Warsiti juga menanggapi seputar banjir bandang yang sudah sering terjadi di wilayah Pati Selatan.

Pihaknya beranggapan beberapa penyebab banjir, karena curah hujan yang tinggi. Kemudian juga kondisi pegunungan Kendeng yang gundul, serta pembangunan yang tidak memperhatikan saluran air atau drainase.

“Masalah banjir yg terjadi di Pati Kidul adalah banjir tahunan saat hujan tiba. Penyebabnya Karena curah hujan tinggi, hutan yg gundul dan alih, banyaknya orang membangun yg tanpa memikirkan selokan dan semakin menyempitnya sungai,” tangkasnya. (Adv*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati