Tekan AKI dan AKB, DPRD Minta Pemkab Pati Genjot Program KB

Pati, Mitrapost.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati minta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terus menggenjot program Keluarga Berencana (KB) untuk menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

“Kami minta Pemkab Patu terus Menggenjot program KB. Supaya bisa menekan AKI dan AKB. Kabupaten Pati saat ini masuk dalam kategori zona kuning atau sedang,” kata Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Muntamah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati, Aviani Tritanti Venusia mengungkapkan data kematian ibu hamil di Kabupaten Pati menunjukkan grafik menurun. Meskipun, data yang disebutkan masih belum sampai akhir tahun ini.

Menurutnya, dari data yang dicatat oleh pihaknya sampai dengan tanggal 24 November 2022, sudah mencapai sembilan kematian ibu hamil. Ia berharap, angka ini tidak bertambah sampai akhir tahun.

“Sampai dengan tanggal 24 November 2022 ada sembilan kematian ibu hamil. Semoga sampai akhir tahun angka tersebut tidak bertambah,” ucapnya.

Aviani menambahkan, kebanyakan penyebab kematian ibu hamil karena pendarahan. Namun, ada penyakit komorbidnya.

“Penyebab kematian ibu hamil paling banyak pendarahan. Ada juga satu yang terkena Covid-19. Tapi, ada penyakit komorbidnya. Paling banyak memang pendarahan,” jelasnya.

Lebih lanjut, kasus tersebut jauh lebih sedikit ketimbang tahun kemarin. Berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, tahun kemarin ada 21 kematian ibu hamil.

“Lumayan banyak perbedaannya, tahun kemarin ada 21 kematian ibu hamil. Sehingga ia berharap tahun ini bertambah banyak kasus tersebut,” paparnya. (adv)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati