Pati, Mitrapost.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badrudin berharap agar banjir bandang di wilayah Bumi Mina Tani tidak terulang.
Ia mengatakan hutan yang ada di pegunungan Kendeng merupakan kewenangan pemerintah pusat. Dimana saat ini perlu adanya reboisasi di sana.
Oleh karena itu, Ali mendorong pemerintah melakukan reboisasi di area Pegunungan Kendeng, agar bencana banjir bandang seperti kemarin tidak terulang kembali.
“Hutan yang ada di pegunungan gendeng merupakan kewenangan pemerintah pusat. Sehingga kami hanya bisa mendorong pemerintah untuk melakukan reboisasi di area tersebut,” jelasnya.
Menurutnya, manfaat dari reboisasi yakni untuk penyerapan air hujan yang turun secara berlebihan. Pohon yang ditanam ulang bisa menyerap air. Dimana, berkaca pada kondisi sekarang, salah satu penyebab banjir karena kurangnya serapan dari pepohonan di lereng kendeng.
“Maka dari itu, pemerintah harus melek mata agar dilakukan penghijauan kembali di pegunungan kendeng,” ujar Ali kepada mitrapost.com belum lama ini.
Lebih lanjut, Ali mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada. Mengingat cuaca tengah memasuki musim penghujan.
Sebagai informasi, Dalam buku “Prakiraan Musim Hujan 2022/23 di Indonesia” yang dirilis BMKG melalui situs resminya awal September 2022 lalu, BMKG memperkirakan bahwa puncak musim penghujan terjadi di bulan Desember 2022 dan Januari 2023.
Adapun prediksi musim hujan 2022/2023 di pulau jawa yakni puncak musim hujan akan terjadi di bulan Januari 2023. Sedangkan akhir musim hujan diprediksi terjadi bulan April 2023. (adv)

Wartawan Mitrapost.com


