Rembang, Mitrapost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang berencana memberikan akses jaringan listrik mandiri kepada ratusan keluarga.
Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’ mengatakan Pemkab Rembang telah berkoordinasi dengan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah.
Lebih lanjut, pihaknya telah mengajukan pemasangan jaringan listrik mandiri untuk warga Rembang dengan kemiskinan ekstrim.
Melalui komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah diharapkan masyarakat Rembang dengan kemiskinan ekstrim sekitar 107 keluarga dapat mengakses jaringan listrik secara mandiri.
“Kita sudah komunikasikan dengan Dinas ESDM Provinsi, kita sudah mengajukan. Data sudah ada di lima kecamatan dengan kemiskinan ektrim, ada 107-an,” kata Hanies Rabu (4/1/2023).
Wabup Hanies menjelaskan bahwa sebenarnya sudah tidak ada rumah yang tidak teraliri listrik. Namun memang ada ratusan rumah yang listriknya masih menyalur dari tetangga.
“Jadi memang sebenarnya sudah tidak ada lagi rumah yang tidak teraliri listrik, semua rumah sudah teraliri listrik, cuma memang nyalur di tetangga, nyalur nyuwun sewu mushola, masjid gitu,” ungkapnya.
Pemberian akses jaringan listrik secara mandiri dimaksudkan dengan listrik murah yakni dari segi pemasangan tidak ditarik biaya alias gratis. Kemudian tentang token listrik nantinya akan disubsidi.
“Pemasangannya gratis, tokennya disubsidi. Kalau listrik itukan ada leter S, industri, ada sosial, ada rumah tangga, ini mungkin nanti ke sosial,” pungkasnya. (*)






