Mitrapost.com – Pada tahun 2027 mendatang, Indonesia diprediksi akan menjadi produsen mobil listrik terbesar dunia.
Hal itu diungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Mandiri Investment Forum (MIF) dengan melihat dari cadangan tambang Indonesia melimpah yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuat baterai.
“Nantinya ekosistem besar ini dibangun, nikel diintegrasikan dengan tembaga, dengan bauksit, dengan timahnya karena ini berada di pulau yg berbeda-beda, bisa diintegrasikan dengan menghasilkan EV baterai, litium baterai, itu saja saya enggak tau berapa kali nilai tambah yang muncul,” ujar Jokowi dilansir dari CNN Indonesia.
Ia memperkirakan Indonesia bisa menjadi produsen mobil listrik dalam lima tahun ke depan.
“Kalau bisa masuk lagi ke mobil listrik yang kita jadi produsen terbesar mobil listrik terbesar di dunia. Saya enggak tahu nilai tambah yang muncul di angka berapa. Perkiraan saya di 2027-2028, jadi ini barang. Jangan takut, konsisten, kawal terus,” paparnya.
Indonesia sendiri saat ini sudah merakit mobil listrik sebanyak tiga jenis, yaitu Hyundai Ioniq 5, Wuling Air EV, serta DFSK Gelora E.
Di lain sisi, tren mobil listrik di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini memang meningkat. Misalnya saja penjualan EV di Indonesia di tahun 2022 berdasarkan data wholesale Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), tembus hingga 20.681 unit.
Jumlah tersebut meningkat 545,2 persen dibandingkan tahun 2021 yang berjumlah 3.205 unit. (*)
Redaksi Mitrapost.com






