Pati, Mitrapost.com – Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Pati Menggelar kegiatan sosialisasi pengumpulan dan pelaporan zakat kepada penyuluh agama Islam Kemenag pada Selasa (1/3/2023).
Acara yang digelar di kantor Baznas Pati itu juga dirangkai dengan pendidikan wawasan kebangsaan dan politik oleh Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pati.
Imam Zarkasi dalam kegiatan tersebut meminta penyuluh agama untuk mencatat pengumpulan dan pendistribusian zakat fitrah, zakat mal, infaq, dan shodaqoh di tingkat desa.
Data tersebut nantinya akan dilaporkan ke Baznas tingkat nasional di Jakarta.
“Minta tolong dari masing-masing penyuluh mengkoordinir desa untuk catatan Baznas Kabupaten Pati di bulan Ramadan. Dicatat pembukuannya kita laporkan ke Jakarta bahwa Pati mendaparkan sekian beras, zakat, infaq. Ditulis dalam non neraca,” ujar Imam Zarkasi.
Lebih lanjut, Zarkasi juga mensosialisasikan bahwa Baznas Pati siap memfasilitasi setiap masjid di Pati yang ingin mengajukan menjadi unit pengumpul zakat (UPZ).
“Baznas tingkat kabupaten/kota bisa membentuk UPZ pada beberapa instansi termasuk masjid, musala, langgar surau atau nama lainnya. Kami soap sediakan SK,” imbuhnya.
Persiapan Baznas jelang Bulan Ramadan ini juga mendapatkan apresiasi dari Anggota DPRD Pati dari Komisi B, M Nur Sukarno.
“Sosialisasi tentang zakat mal yang dilakukan oleh BAZNAS kabupaten Pati dengan tujuan berbasis Kecamatan dengan harapan bisa maksimal dalam pengumpulan zakat mal,” ujar M Nur Sukarno.
Diharapkan, dengan upaya sosialisasi yang terus menerus maka akan mampu meningkatkan tren zakat di Bumi Mina Tani.
“Harapan ke depan kesadaran untuk mengeluarkan zakat mal semakin baik, sehingga yang berhak menerima zakat semakin menjangkau ke sasaran yang lebih merata,” harapnya. (adv)
Wartawan Area Kabupaten Pati
