Pati, Mitrapost.com – Polresta Pati, Jawa Tengah melalukan penyelidikan terhadap dugaan keracunan menu makan bergizi gratis (MBG) terhadap ratusan siswa di Kecamatan Gembong. Hal itu untuk mengetahui penyebab dari dugaan keracunan tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama mengatakan kepolisian telah mengamankan sampel makanan dan muntahan siswa. Sampel itu selanjutnya dikirim ke Laboratorium Forensik (Labfor).
“Kita akan update terkait jumlah. Namun kita sudah mengambil sampel makanan dan juga sisa muntahan dari para siswa untuk dilakukan uji labfor,” kata Kompol Dika.
Lebih lanjut, kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dari pihak siswa dan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Gembong I. Pihaknya belum menyebut berapa saksi yang dilakukan pemeriksaan.
“Saksi dari siswa dan juga dari SPPG dimintai keterangan,” ujar dia.
Ditanya mengenai kemungkinan ada penetapan tersangka, Dika menuturkan masih melakukan penyelidikan. Pihaknya juga bakal menyampaikan perkembangan lebih lanjut.
“Kita masih proses penyidikan. Kita sampaikan di perkembangan lebih lanjut,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, Luky Pratugas Narimo mengatakan bahwa korban dugaan kasus keracunan menu makan bergizi gratis (MBG) di Kecamatan Gembong, bertambah. Per hari Jum’at (11/09/2026) kemarin sebanyak 424 orang bergejala.
“Melaporkan data terkini pada Jumat, 11 September 2026 cut off per jam 11.00 WIB. Jumlah korban dugaan kermak MBG SPPG Gembong 1 sebagai berikut, bergejala 424 orang,” kata Luky.
Dari ratusan bergejala itu, lanjut dia, bagi siswa yang melakukan rawat inap sebanyak 58 siswa. Perawatan itu, ujar dia, dilakukan di berbagai Rumah Sakit di Kabupaten Pati.
Adapun rawat inap di RSUD Suwondo 10 siswa. Meliputi SMP N 1 Gembong 5 siswa dan MTS Negeri 3 Pati 5 siswa. Sementara untuk yang dilakukan rawat inap di RS Mitra Bangsa sebanyak 15 siswa. Belasan itu meliputi SMP N 1 Gembong 9 siswa, MTS 3 Pati 3 siswa, MTS Manbaul Ulum 2 siswa serta SDN Gembong 03 ada 1 siswa.
Selanjutnya, siswa diduga keracunan menu MBG yang di yang dilakukan perawatan RS KSH 28 siswa, meliputi SMP 1 Gembong 10 siswa, MTS N 3 Pati 9 siswa, MTS Manbaul Ulum 8 siswa dan MI Miftahul 1 siswa.
Sementara, rawat inap terhadap siswa juga dilakukan di RS Fastabiq Sehat 5 siswa, diantaranya dari MTS 3 Pati 1 siswa, MTS Manbaul Ulum 1 siswa, MTs Manbaul Ulum 2 siswa serta dari Posyandu Anggrek (10) ada 1 orang.
Selain dilakukan rawat inap, sebanyak 322 orang juga menjalani rawat jalan. Dari total itu, dari SMP 1 Gembong 95 siswa, MTS 3 Pati 157 siswa, MTs Manbaul Ulum 11 siswa, Posyandu 18 orang, SD Negeri Gembong 3 ada 38 siswa, sementara Puskesmas Gembong 3 siswa. (*)

Wartawan Mitrapost.com






