Pati, Mitrapost.com – Salah satu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, M Nur Sukarno menyebutkan bahwa saat ini masih ada anggapan buruk dari para peternak mengenai vaksin Lumpy Skin Disease (LSD).
Anggapan buruk yang dimiliki peternak tersebut adalah bahwa vaksin dapat menyebabkan hewan ternak menjadi lebih rentan penyakit.
“Peternak tidak mau sapinya di vaksin dengan dalih nanti sapinya malah rentan penyakit,” jelas Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati tersebut.
Anggapan buruk itulah yang kemudian menghalangi petugas melakukan vaksinasi LSD kepada hewan ternak yang ada di Kabupaten Pati. Sedangakan vaksinasi perlu dilakukan agar virus tersebut tak menyebar ke hewan ternak lainnya. Terlebih virus tersebut mudah menular dan kini sudah mendekati Idul Adha. Dimana permintaan hewan ternak akan semakin banyak.
Sebagai informasi, kasus LSD di Kabupaten Pati saat ini masih ada dan belum sepenuhnya hilang. Hingga pertengahan bulan Mei 2023 saja ada sebanyak 1.100 kasus sapi terkena penyakit LSD. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.090 sapi diantaranya dinyatakan sembuh. Sementara sekitar 38 sapi masih mengidap LSD. (*)
Redaksi Mitrapost.com






