Pati, Mitrapost.com – Tim Tenis Lapangan Beregu Putra Kabupaten Pati belum berhasil mengalahkan dominasi Kabupaten Sukoharjo dalam laga Final Cabor Tenis Lapangan di ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI Tahun 2023.
Perlombaan yang diselenggarakan di Lapangan Tenis Pringgodani Kompleks GOR Mustika Kabupaten Blora pada Senin, (7/8/2023), tim dari Kabupaten Pati harus terpaksa menyerah dari tim Beregu Sukoharjo dengan skor tipis 2-1.
Pada laga pertama, atlet Kabupaten Pati Andika Rizki harus takluk dari lawannya dengan skor 8-3, 1-0 di set pertama dan Sukoharjo unggul atas Kabupaten Pati.
Lalu di pertandingkan kedua, Michal Ikhsan harus berusaha menyamakan kedudukan agar dapat berlanjut ke babak penentuan. Jumpa atlet kedua Sukoharjo, Michal mampu mengalahkan lawannya dengan skor 2-8. Skor satu sama di set kedua bagi kedua tim.
Pertandingan dilanjut ke babak penentuan atau di set ketiga, Pati yang diwakili oleh Kevin Putra dan Michal Ikhsan tidak mampu berkutik di laga terakhir.
Hingga skor akhir tim Kabupaten Pati tidak berhasil mencuri poin, dengan hasil 0-8 kemenangan bagi tim ganda Sukoharjo.
Dari hasil tersebut, maka medali emas dari kelas beregu putra Cabor tenis lapangan berhasil diperoleh Kabupaten Sukoharjo. Sementara, Michal dan kawan-kawan harus puas di posisi Runner up atau medali perak.
Meskipun demikian, sumbangan medali dari Cabor tersebut menjadi luar biasa karena tim Kabupaten Pati menjadi salah satu tim unggulan dari Cabor Tenis Lapangan.
Andy Dwi selaku manajer, mengaku bangga atas prestasi yang telah diperoleh dari para atletnya. Meskipun sempat berharap mendapatkan medali emas, hasil akhir berupa medali perak sudah menjadi sesuatu yang luar biasa.
“Iya luar biasa sekali, karena kita sudah capai final iya harapannya kemarin memang emas, tapi ini luar biasa,” ungkapnya.
Untuk diketahui bahwa dalam cabor tenis lapangan, Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Pati menerjunkan sebanyak 4 atlet.
Dimana ke semuanya merupakan atlet putra dan akan terjun di kelas beregu, individu dan double. Namun karena salah satu atlet Natanael Santoso dalam kondisi sakit, maka untuk kelas double terpaksa harus mengundurkan diri.
“Ada empat atlet, semuanya putra pertama Michal Ikhsan, lalu Natanael santoso, Andika rizki dan juga Kevin Putra,” ujarnya. (*)






