Pati, Mitrapost.com – Salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, M Nur Sukarno menanggapi adanya kenaikan harga bagi sejumlah komoditas pertanian yang terjadi di Pati.
Anggota komisi B DPRD Kabupaten Pati tersebut, menyatakan bahwa hal itu menjadi salah satu dampak dari peristiwa El Nino yang terjadi di wilayah Indonesia, khususnya di Kabupaten Pati.
Ia mengatakan hal tersebut berdampak langsung pada pertanian, sehingga menurunkan beberapa sektor produksi pertanian khususnya di wilayah Kabupaten Pati.
“Kenaikan Harga kebutuhan pokok masyarakat salah satu penyebabnya adalah kemarau panjang akibat el nino, sehingga hasil sektor pertanian menurun,” ungkapnya.
Atas penurunan jumlah pasokan hasil pertanian tersebut, secara otomatis juga berdampak lonjakan harga bagian sebagian kebutuhan masyarakat.
Yang mana secara hukum ekonomi, pihaknya menilai pasti tidak ada keseimbangan antara permintaan konsumen dan juga stok barang yang ada di pasaran.
“Hukum pasar berlaku keseimbangan antara ketersediaan barang dan permintaan pasar harus berimbang,” tegasnya.
Salah satu jenis komoditas pertanian yang mengalami lonjakan cukup tinggi adalah cabai. Diantaranya yakni cabai merah potong dan juga cabai merah keriting.
Dimana masing-masing jenis cabai tersebut, telah tembus di harga Rp 70 ribu dengan kenaikan dari sebelumnya sebesar Rp 5 ribu. (Asy)






