Mitrapost.com – Bambang Pacul selaku Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP mengaku sulit membayangkan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dapat menduduki kurso Menteri Pertahanan. Hal yang sama juga dirasakannya ketika Cak Imin sekarang menjadi Cawapres.
Hal itu disampaikannya melalui acara ‘Total Politik bertajuk ‘Tadarus Politik’. Ia semula berbicara terkait dengan iklim politik.
“Yang namanya dialektika itu kontradiksi selalu terjadi. Aksi-reaksi, tesis-antitesis,” kata Pacul.
“Tapi setelah proses yang terjadi saya mau tanya sama dikau apa yang membedakan hari ini, yang terjadi konflik, apakah itu konflik tahap negasi atas negasi, yang dipimpin sama ide? nggak. Jadi pemilu ya biasa-biasa aja, riang gembira dengan damai sesama anak bangsa, itu aja,” ujar dia.
Pria yang mempunyai nama asli Bambang Wuryanto ini mengatakan iklim politik Indonesia cair. Hal ini dapat dilihat ketika Prabowo dapat masuk dalam kabinet Jokowi yang merupakan rivalnya pada Pemilu 2019.
“Udah, kampanye-kampanye aja. Kita mau pilih siapa terserah, ‘Gua nggak seneng sama dia, udah nggak usah bicara nggak senangnya’. Sesama anak bangsa, nanti kau kecewa pula. Kemarin ribut sampai habis tiba-tiba Pak Prabowo juga masuk jadi Menhan. Tewas pula kau,” ujar Pacul disambut gelak tawa hadirin.
Saat ditanya terkait dengan Cak Imin yang menyebut kursi Menhan merupakan jatahnya, Pacul menjawab dengan kelakar bingung.
“Susah juga kalau Cak Imin jadi Menhan ini. Agak susah juga, saya aja bayangin Cak Imin jadi cawapres aja bingung. Saya ngomong jujur aja, kita kenal di Jogja dulu. Terus di PMII, jauh junior saya,” kata Pacul.
Redaksi Mitrapost.com






