Mitrapost.com – Nasib malang menimpa Hasiyah (60), ia tewas terbunuh setelah lehernya digorok oleh putrinya sendiri berinisial SN (35).
Hasiyah digorok di tepi aliran sungai Desa Keting, Jombang, Jember. Keduanya diketahui mencintai pria yang sama.
Polisi pun telah menangkap pelaku pembunuhan yang berjumlah 3 orang. Dua diantaranya ditembak kakinya sebab ingin kabur.
Mereka adalah AW (53) warga Desa Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto kemudian SA (50) warga Desa Yosowilangun Lor, Lumajang. Dan SN (35) warga Desa, Jember yang tak lain putri korban.
“Tepat sebulan setelah kejadian itu, kita berhasil menangkap tiga pelaku. Dua pelaku terpaksa kita tembak kakinya karena berusaha kabur saat ditangkap,” kata Kasat Reskrim Polres Jember AKP Abid Uais Al Qarni Aziz, dilansir detikJatim, dikutip dari Detik News, pada Kamis (14/12/2023).
AKP Abid lantas mengungkap motif pembunuhan, SN merasa sakit hati rencana pernikahan dengan salag satu pelaku berinisial SA tidak direstui.
Ternyata, Hasiyah tidak merestui sebab calon suami anaknya tersebut ternyata pernah menjalin asmara dengan korban.
“Jadi SA dan SN ini sakit hati karena korban tidak merestui pernikahan mereka. Dan juga belakangan kita ketahui pernah ada hubungan asmara antara SA dengan korban,” terang Abid.
Redaksi Mitrapost.com






