Semarang, Mitrapost.com – Warga Genuk, Semarang yang terdampak adanya pembangunan jalan tol Semarang-Demak telah menerima dana dengan nilai hingga miliaran rupiah.
Ada sebanyak 16 orang yang menerima dana. Sedangkan lahannya mencapai 29 bidang tanah.
Sekda Jateng Sumarno mengatakan bahwa dana kerohiman telah diberikan kepada warga terdampak pembangunan jalan tol Semarang-Demak seksi 1.
Dana kerohiman merupakan dana yang diserahkan atas lahan warga yang digunakan untuk program pembangunan jalan tol tersebut.
“Kami terima kasih kepada warga yang tanahnya terdampak, Alhamdulillah, sudah bersedia menerima,” ujarnya.
Pihaknya menyebut, warga terdampak pembangunan telah seluruhnya menerima dana tersebut.
Namun masih ada tanah yang bersengketa karena tidak ada konsinyasi.
“Sebenarnya, kalau hemat kami, harusnya bisa dikonsinyasi. Kalau tidak ada konsinyasi, yang sengeta ini akhirnya tertunda. Artinya, proses tidak bisa jalan,” kata dia.
Ia menyebut, total ada 52 bidang tanah di Semarang yang terdampak pembangunan jalan tol. Dimana 12 diantaranya masih belum lengkap bukti kepemilikannya. Serta tiga bidang tanah yang sengketa di lembaga peradilan. (*)
Redaksi Mitrapost.com






