Perayaan Natal Bersamaan dengan Kampanye Pemilu, Umat Kristiani Diimbau Jaga Kondusifitas

Pati, Mitrapost.com – Menjelang datangnya hari raya Natal dan bersamaan dengan masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang, umat kristiani diimbau untuk selalu jaga kondusifitas.

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati mengaku bahwasannya menginginkan seluruh gereja yang ada di wilayah ini senantiasa selalu menciptakan dan menjaga lingkungan iklim yang kondusif.

Keterangan ini disampaikan oleh Penyelenggara Kristen Kemenag pati, Ayub Rulian Winarno. Ia menyampaikan seluruh umat kristiani diimbau tidak memihak kepada salah satu partai politik (Parpol) saat menjelang Pemilu 2024.

“Kami mengimbau kepada umat kristiani dan gereja-gereja di Pati untuk senantiasa ciptakan keadaan yang kondusif. Tidak boleh memihak kepada salah satu partai itu. Apalagi ini bercampur dengan masa-masa rangkaian Pemilu, sehingga kami senantiasa pada temen-temen itu untuk bersikap netral dengan adanya partai politik,” ungkapnya.

Selain bersikap netral, pihaknya juga berharap agar para jemaat gereja selalu mematuhi perintah maupun larangan yang tidak dan diperbolehkan saat menjelang Natal 2023 dan Pemilu 2024 nantinya.

Diketahui, para jemaat gereja saat ini ketika berfoto sudah tidak ada lagi menampilkan angka-angka yang disimbolkan dengan jari. Mengingat hal ini bentuk dari netralitas menyambut Pemilu.

“Dan gaya jari pun, kita harus mematuhi perintah. Bahwasannya, tidak boleh simbol jari lainnya kecuali tangan mengepal. Begitu juga saat berfoto-foto itu kalau gaya bebas harus tangan mengepal, selain itu tidak boleh,” lanjut dia.

Meskipun demikian, ada kegiatan yang mana para umat kristiani diperbolehkan berfoto dengan menampilkan angka dengan simbol jari. Yakni ketika umat kristiani melakukan pelantikan ritual di gereja.

“Kalau yang diperbolehkan itu ada. Tapi yang saat pelantikan, karena itu mengacungkan jari. Dan itu termasuk juga dalam ritual kami, di dalam pelantikan itu. Dan itu tidak dilarang, kalau ketika pelantikan aja ya, selebihnya tidak boleh. Karena ini wujud netralitas,” tandas Ayub. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati