Mitrapost.com – Program kartu prakerja ditargetkan bisa menjangkau sebanyak 1,14 juta peserta pada tahun ini.
Hal itu diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
“Pada 23 Februari 2024 dibuka gelombang baru penerima Prakerja yakni Batch 63, dengan target peserta sebesar 1,14 juta sepanjang tahun 2024. Kuota ini akan dieksekusi secara bertahap oleh Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja (MPPKP),” ujarnya dilansir dari Bisnis.com.
Ia menyebut bahwa Kartu Prakerja memiliki kontribusi dalam meningkatkan peluang kerja. Dimana studi Riset Presisi Indonesia menunjukkan adanya peningkatan pendapatan penerima manfaat Kartu Prakerja sebesar 17-21 persen per bulan dibandingkan mereka yang tidak menerima.
Oleh karena itu, pihaknya berencana untuk memperluas program hingga bisa menjangkau lebih banyak peserta. Utamanya mereka yang berada di wilayah terpencil dan tertinggal.
Sedangkan terkait pelatihan, ia menyebut jika akan ada peningkatan kualitas dengan penambahan moda pembelajaran mandiri atau Self-Paced Learning (SPL).
Berbagai perusahaan yang memiliki corporate university juga turut diharapkan bekerja sama dalam membangun ekosistem Kartu Prakerja.
“Mari berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas angkatan kerja kita,” ujarnya. (*)
Redaksi Mitrapost.com






