Mitrapost.com – Seorang bayi di bawah lima tahun (balita) yang terjatuh di laut ditemukan tewas usai tiga hari hilang.
Kepala Basarnas Ambon Muhammad Arif Anwar menjelaskan bahwa balita berinisial N (3) itu awalnya bersama ayahnya menaiki kapal KM Sabuk Nusantara 106 pada Sabtu, (24/2/2024).
“Korban bersama ayahnya berangkat dari Kota Tual menuju Pulau Teor, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT),” ujarnya dilansir dari Kompas.
Ketika perjalanan sampai di perairan Pulau Tayandu dan Pulau Kur, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku, korban terjatuh.
Ia menduga jika peristiwa itu terjadi karena kelalaian ayah korban. Ayah korban bersama anaknya sempat naik ke atas anjungan. Namun kemudian ayah korban tertidur.
“Kejadian ini adalah murni kelalaian orangtua yang tertidur di relling lambung kanan kapal, sehingga menyebabkan korban terjatuh,” jelasnya.
Usai mendapat laporan pada Sabtu (24/2/2024) sekitar pukul 24.00 WITA, Tim SAR gabungan bersama warga melakukan pencarian. Pada hari ketiga Rabu (28/2/2024), korban ditemukan di sekitar perairan Desa Ad, Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara.
“Hari ketiga pencarian korban akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di perairan desa administrasi Kei Besar,” jelasnya.
Korban telah dievakuasi ke Kota Tual untuk diserahkan kepada keluarganya. (*)
Redaksi Mitrapost.com
