Pati, Mitrapost.com – Menjelang Bulan Suci Ramadan hingga saat ini, harga bahan pokok di Kabupaten Pati mengalami kenaikan. Meskipun demikian, ada bahan pokok yang mengalami penurunan harga yaitu beras.
Beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan antara lain tomat, yang awalnya Rp. 12.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp. 18.000, selisihnya sebesar Rp. 6.000.
Selain itu, harga gula pasir yang sebelumnya Rp. 16.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp. 17.000, mengalami kenaikan sebesar Rp. 1.000.
Sementara harga telur ayam yang semula Rp27.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp30.000.
Harga bawang putih juga mengalami kenaikan, dari Rp. 31.000 menjadi Rp. 45.000 per kilogram, naik sebesar Rp. 14.000. Sedangkan bawang merah, yang sebelumnya Rp. 27.000, kini menjadi Rp. 30.000 per kilogram, terdapat kenaikan Rp. 3.000.
Minyak Kita yang sebelumnya Rp14.000 per liter, kini menjadi Rp16.000, mengalami kenaikan Rp. 2.000.
“Beras turun, asalnya Rp 15.000 hingga Rp 16.000 menjadi Rp 13.000 per kilogram. Kenaikan terjadi antara dua Minggu lalu,” ujar Warsih (59) pedagang sembako di Pasar Puri Baru.
Hadi Santoso, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, menjelaskan bahwa beberapa harga bahan pokok memang mengalami kenaikan di awal bulan Ramadan ini.
“Beberapa harga kebutuhan pokok ada yang mengalami penurunan dan juga kenaikan. Karena konsumsi di bulan puasa,” ucap Hadi.
Lebih lanjut, Hadi berharap harga bahan pokok tetap stabil sepanjang bulan suci Ramadan, agar masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan mereka selama menjalankan ibadah puasa.
“Daya beli masyarakat dapat meningkat. Masyarakat bisa memenuhi kebutuhannya,” akhirnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com






