Pati, Mitrapost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati kembali menyabet opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk kesembilan kalinya.
Dengan raihan tersebut membuktikan bahwa Pemkab Pati masih transparan dan akuntabel dalam pengelolaan keuangan daerah.
Penjabat (Pj) Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro mengatakan, Kabupaten Pati telah menerima Laporan Hasil Pemeriksaan dari BPK dan meraih predikat WTP untuk ke-9 kalinya.
“Alhamdulillah siang ini kami sudah menerima Laporan Hasil Pemeriksaan dari BPK dan Alhamdulillah Kabupaten Pati masuk dalam Kategori Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke 9
kalinya. Dan ini adalah bentuk laporan pertanggungjawaban keuangan daerah di Kabupaten Pati yang sudah baik,” ujarnya saat diwawancarai usai acara.
Henggar mengungkapkan bahwa temuan-temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK akan segera ditindaklanjuti dan diselesaikan.
“Dan apa yang ada di LHP ini akan kita segera tindak lanjuti dan akan kita selesaikan semuanya,”
Sementara itu, Hari Wiwoho selaku Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Tengah, mengumumkan bahwa Kabupaten Pati meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) bersama dengan 15 Kabupaten/Kota lainnya.
“Jadi dalam acara ini ada 16 Kabupaten/Kota yang kita undang dan semuanya memperoleh opini WTP,” jelas Hari Wiwoho.
Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Tengah ini menyampaikan bahwa terdapat beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian dari 16 Kabupaten/Kota tersebut.
“Pertama terkait pengelolaan pendapatan, kedua kekurangan volume atas pekerjaan atau ketidaksesuaian spesifikasi, ketiga pemanfaatan aset ada yang tidak sesuai ketentuan, dan keempat pembayaran jasa konsultasi yang tidak sesuai dengan ketentuan,” paparnya. (Adv)

Wartawan Mitrapost.com





