FX Rudy Dilaporkan Kader PDIP ke Polresta Solo

Solo, Mitrapost.com – Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo atau FX Rudy dilaporkan kadernya ke polisi atas dugaan pengancaman.

Pelapor bernama Wawanto mengungkapkan kekecewaannya terhadap rekomendasi calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Solo dalam Pilkada Solo.

Saat ada rapat, FX Rudy disebut mengancam dirinya hingga kahirnya jalur hukum ditempuh.

Saat dimintai tanggapannya, Rudy mengaku santai dan akan memenuhi panggilan polisi.
“Santai mawon, ajeng napa? (santai saja, mau ngapain) Santai, ndak perlu ditanggapi,” kata Rudy dilansir dari Detik News, pada Selasa (9/9/2024).

“Selama ini saya belum ada panggilan dari kepolisian, kalau dipanggil yo teka (ya datang), santai wae,” ujarnya.

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan structural partai dan meminta tidak melakukan tindakan apa pun tanpa instruksi partai.

“Jajaran anggota struktural DPC PDIP sudah saya WA nggak boleh bergerak. Tidak boleh melakukan tindakan apa pun tanpa instruksi DPC,” jelasnya.

“Itu (rekomendasi) kan hak prerogatif. Bu Mega itu mau memberi (rekomendasi) siapa pun hak beliau. Dan dia (Wawanto) sudah dienakke PDIP dua periode kok menolak rekomendasine Ketua Umum,” imbuh dia.

Hingga saat ini, Rudy mengatakan dirinya akan melihat sampai sejauh mana Wawanto akan bertindak.

“Nah betul tidaknya, itu biar kita tunggu proses,” tegasnya.

Perlu diketahui sebelumnya, Wawanto menyebut langkah hukum diambil karena kekecewaannya atas rekomendasi Ketum PDIP Megawati untuk Teguh Prakosa dan Bambang Gage dalam Pilkada.

“Di situ kita (kader) sama-sama menyampaikan kepada beliau. Intinya dengan turunnya rekomendasi itu temen-temen menyatakan kecewa,” kata Wawanto di Polresta Solo, Selasa (3/9).

Wawanto lantas berujar tidak akan ikut dalam tim pemenangan calon wali kota dan wakil wali kota Solo.

“Itu yang saya sampaikan kepada beliau hanya itu dan setelah itu ditanggapi oleh Pak Rudy dan Pak Rudy, saya juga tidak tahu, tiba-tiba naik pitam. Berdiri menyerang saya, sambil menunjuk kepada saya ‘tak pateni kowe (saya bunuh kamu)’,” jelasnya menirukan Rudy.

“Jadi sudah memukul saya, namun dilerai sama teman-teman. Begitu kuatnya Pak Rudy itu berontak, akhirnya lepas dari pegangan teman-teman. Lalu dia ngambil kursi mau dikeprukkan (dipukulkan) kepada saya,” imbuh dia. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati