Mitrapost.com – Kebakaran melanda Pasar Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pada Senin (9/9/2024). Pihak kepolisian saat ini masih menyelediki penyebab kebakaran tersebut.
Ajun Komisaris Polisi (AKP), Slamet Wahyudi mengatakan bahwa penjaga pasar dan wakil kepala pasar juga dimintai keterangan mengenai kejadian tersebut. Awal titik api disebut berasal dari area tengah pasar.
“Kami juga belum tahu penyebabnya. Tetapi kami masih mendalami. Apakah dibakar atau terbakar,” ujarnya dilansir dari Kompas.
Pihaknya juga berencana mendatangkan tim laboratorium dan forensik dari Polda Jawa Timur untuk mendalami kasus ini.
Kebakaran yang melanda tersebut menyebabkan sebanyak 301 kios dan lapak milik pedagang ludes terbakar. Dimana sebanyak 42 kios berada di lantai atas, 32 blok los dan 227 lapak pedagang kaki lima (PKL) di lantai dasar.
Para pedagang yang terdampak pun meminta pemerintah untuk mencari solusi atas kasus ini.
“Kami pedagang minta agar Pemkab segera membuat pasar sementara itu saja. Biar bisa dagang kembali,” terang Soim, salah satu pedagang.
Sementara itu, Pj Bupati Pasuruan Andriyanto telah mendatangi lokasi kebakaran.
“Di kios kan masih ada barang yang terbakar. Ada barang pecah belah dan barang lainnya. Jika dihitung sementara, kerugiannya bisa mencapai sekitar Rp3 miliar,” ujarnya.
Sebagai informasi, Pasar Pasrepan sebelumnya juga pernah terbakar tahun 2017 lalu dan telah dilakukan revitalisasi. (*)
Redaksi Mitrapost.com






