Melonjaknya Konsumsi Dinilai Jadi Penyebab Kelangkaan LPG 3 Kilogram di Jepara

Jepara, Mitrapost.comMelonjaknya konsumsi masyarakat, dinilai menjadi penyebab kelangkaan LPG 3 kilogram di Kabupaten Jepara.

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Jepara, Ferry Yudha Adhi Dharma Raharjo memastikan, tidak ada pengurangan distribusi LPG 3 kilogram di wilayahnya.

“Informasi yang kami dapat, tidak ada pengurangan. Hanya konsumsi meningkat,” ujarnya.

Ia tak memungkiri jika harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 kilogram memang mengalami penyesuaian sesuai dengan SK Gubernur Jawa Tengah pada 22 Agustus lalu. Yaitu dari harga Rp15.500 menjadi Rp18.000. Namun, ia menyebut penyesuaian harga tersebut tak berdampak pada stok LPG 3 kilogram.

Lebih lanjut, menyikapi adanya peningkatan konsumsi, pihaknya pun akan menambah kuota LPG 3 kilogram di Jepara. Pengajuan akan dilakukan.

“Kita tidak menyebut angka, hanya mengajukan tambahan untuk menambah ketersediaan di lapangan,” terangnya.

Pengiriman LPG 3 kilogram tidak dilakukan pada hari libur, oleh karena itu penambahan kuota menjadi solusi untuk mengatasi kekurangan yang terjadi.

“Tanggal merah tidak ada pengiriman, itu kebijakannya Pertamina,” ujarnya.

Sedangkan perihal harga LPG 3 kilogram yang melebihi HET, menurutnya hal itu terjadi karena biaya tambahan yang muncul karena proses distribusi di luar jalur resmi.

“Biasanya karena ada jasa di rantai distribusi selanjutnya untuk mengirim. Resminya itu mentok sampai pangkalan,” jelasnya.

Namun, Pertamina menetapkan kuota 10 persen dari total pasokan untuk penjualan ke pengecer. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati