Mitrapost.com – Kulkas merupakan perabotan yang penting dimiliki di setiap dapur rumah tangga. Kulkas berfungsi menyimpan makanan dari basi dan kontaminasi dengan bakteri maupun kotoran yang berasal udara sekitar
Penting untuk menyimpan makanan di bagian yang tepat untuk mencegah pertumbuhan bakteri, menjaga kesegaran makanan, dan terhindar dari bau tak sedap. Agar makanan di kulkas tetap dalam kondisi baik dan tahan lama, gunakan tips menyimpan makanan berikut!
Rak kulkas
Rak kulkas berfungsi untuk menyimpan berbagai jenis makanan. Rak kulkas biasanya terbagi dalam rak atas, rak tengah, rak bawah, dan rak pintu yang masing-masing cocok digukanan untuk menyimpan jenis makanan tertentu.
Rak atas dan pintu yang lebih hangat cocok untuk menyimpan bumbu, produk susu, telur, dan selai. Sementara itu, rak tengah yang lebih dingin, ideal untuk menyimpan daging, sayuran, dan buah-buahan.
Rak bawah merupakan termpat terdingin, cocok untuk menyimpan daging, susu, dan produk yang membutuhkan suhu rendah. Rak pintu rentan fluktuasi suhu karena terkena udara hangat dari luar kulkas, sehingga tidak disarankan untuk menyimpan susu atau bahan makanan yang mudah basi.
Laci kulkas
Laci kulkas dirancang untuk mengontrol kelembapan, sehingga ideal untuk menyimpan sayuran dan buah-buahan yang membutuhkan kelembapan tinggi, seperti selada, rempah-rempah, kembang kol, kol, terong, mentimun, dan brokoli.
Laci yang diatur ke pengaturan kelembapan tinggi akan memerangkap lebih banyak udara di dalam, dan akan mengurangi penguapan air dari sayuran dan buah-buahan. Ini akan menjaga kesegarannya lebih lama.
Freezer
Freezer digunakan untuk menyimpan bahan makanan yang membutuhkan suhu beku tinggi, seperti daging mentah, protein hewani, dan es. Daging mentah sebaiknya disimpan di freezer karena suhu tinggi bisa mematikan bakteri, sehingga daging beku akan lebih awet.

Redaksi Mitrapost.com


