Mitrapost.com – Sebanyak sepuluh wilayah di Indonesia menjadi prioritas pengawasan penyelundupan narkoba.
Sepuluh wilayah yang ditetapkan tersebut diketahui rawan menjadi jalur penyelundupan narkoba oleh jaringan narkoba internasional.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Polisi Marthinus Hukom mengatakan bahwa berdasarkan operasi penangkapan yang dilakukan BNN, menunjukkan bahwa banyak hasil sitaan narkotika berasal dari sepuluh wilayah tersebut.
Sepuluh wilayah yang dimaksud diantaranya Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan seluruh pesisir barat pantai Sulawesi.
Pihak BNN sendiri masih berupaya mengungkap jaringan narkoba di sepuluh wilayah tersebut dengan melakukan operasi intelijen. Kemudian melakukan pemetaan pintu masuk narkoba, pemetaan orang yang berpotensi terlibat, pemetaan tokoh kejahatan dalam narkoba.
“Kami juga melakukan pengejaran DPO tindak pidana narkoba, penyelidikan TPPU narkoba, hingga melemahkan hubungan antara bandar narkoba dan masyarakat serta oknum aparat,” jelasnya.
Ia menyebut jika ada dua pendekatan yang digunakan BNN yaitu human intelligence dan technology intelligence. (*)

Redaksi Mitrapost.com






