Demokrat Pati Bantah Tudingan Dalang Isu Ijazah Palsu Jokowi, Ketua DPC: “SBY Itu Negarawan!”

Pati, Mitrapost.com Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pati dengan tegas membantah tudingan yang menyebut “partai biru” sebagai dalang di balik isu dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo.

Ketua DPC Partai Demokrat Pati, Joni Kurnianto menyatakan bahwa tudingan tersebut sangat tidak berdasar. Ia menegaskan bahwa jajaran pimpinan pusat Partai Demokrat telah memberikan klarifikasi resmi.

“Petinggi-petinggi kami seperti Mas Ibas, Pak Herman Khaeron, dan Pak Herzaky sudah menjelaskan bahwa tuduhan itu tidak mungkin benar. Tidak ada tokoh kami yang terlibat di balik isu itu,” ujar Joni.

Joni menyebut bahwa Partai Demokrat dipimpin oleh sosok negarawan sekelas Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang menurutnya tidak mungkin berada di balik manuver-manuver politik seperti itu.

“Kalau niat, mungkin bisa saja. Tapi Pak SBY tidak pernah berpikir ke arah sana, apalagi melakukan. Beliau itu negarawan sejati. Kami yang di bawah sangat heran, kenapa ada pihak-pihak yang berani menuduh tanpa dasar,” lanjutnya.

Ia juga mengungkit kembali soal masa lalu ketika Partai Demokrat dihantam oleh manuver politik dari kubu Moeldoko, namun tetap memilih jalan damai.

“Waktu Pak Moeldoko berusaha membegal Partai Demokrat, kami tidak membalas. Kami tetap tenang, tidak menyerang balik. Itu bukti bahwa kami menjunjung etika politik,” tegasnya.

Joni menilai isu ijazah palsu yang kembali mencuat justru terkesan sebagai upaya pengalihan isu oleh pihak tertentu.

“Soal ijazah palsu, ya silakan dibuktikan sendiri. Tunjukkan saja ijazahnya yang asli. Jangan malah bawa-bawa Demokrat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa isu tersebut tidak akan mempengaruhi elektabilitas maupun soliditas internal Partai Demokrat, khususnya di tingkat akar rumput.

“Masyarakat sekarang sudah cerdas. Mereka bisa menilai sendiri mana isu yang dibuat-buat. Kami di bawah tetap tegak lurus menunggu perintah dari Ketua Umum AHY maupun Pak SBY. Kalau ada instruksi, kami siap bergerak,” pungkasnya.

Joni juga menyayangkan adanya upaya provokasi politik yang menurutnya tidak sehat.

“Jangan mancing-mancing kami yang sedang diam. Kami tidak ingin gaduh, tapi bukan berarti lemah. Jangan sebarkan isu yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati