Dalam Rangka Pemulihan, Nike Rencakan Kembali PHK Karyawan

Mitrapost.com – Perusahaan perlengkapan olahraga Nike mengumumkan rencana langkah pemutusan hubungan kerja (PHK) sejumlah kurang dari 1 persen dari total 77.800 karyawannya di seluruh dunia, dalam rangka memulihkan bisnisnya di bawah kepemimpinan CEO Elliott Hill.

Melansir dari CNN Indonesia, pemulihan ini ditujukan guna menempatkan budaya olahraga kembali ke pusat perhatian masyarakat, untuk terhubung lebih dalam dengan atlet dan konsumen.

Sebelumnya, Hill pernah menyatakan rencananya untuk menyelaraskan kembali struktur organisasi ke dalam tim lintas fungsi berdasarkan cabang olahraga.

Sejumlah 77.800 karyawan tersebut berdasar pada data per 31 Mei 2025, termasuk pegawai ritel dan paruh waktu.

Sedangkan untuk jumlah pasti pemangkasannya belum bisa dipastikan dengan jelas, mengingat yang terdampak hanyalah pegawai kantor.

Selain dari rencana pemangkasan karyawan, perusahaan juga telah menyatakan akan mengurangi ketergantungan produksi di Tiongkok untuk pasar Amerika Serikat (AS) guna mengurangi dampak tarif impor.

Pengurangan ketergantungan produksi tersebut diputuskan setelah memperkirakan penurunan pendapatan kuartal pertama yang lebih kecil dari perkiraan.

Dan oleh karena beberapa rencana cabangan itu, program PHK dipastikan tidak akan berdampak pada bisnis Nike di wilayah Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (Europe, the Middle East and Africa/EMEA).

Lebih lanjut, PHK juga tidak akan menyasar merek Converse milik Nike.

Hal ini diketahui bukan menjadi yang pertama kali Nike melakukan PHK. Sebelumnya, Februari 2024 juga telah melakukan pemangkasan tenaga kerja sebanyak 2 persen atau setara 1.600 orang, guna menekan pengeluaran di tengah menurunnya permintaan. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati

Berita Terkait